DetikNews
Senin 04 Desember 2017, 13:47 WIB

Banjir Rendam Jalanan, Aktivitas Warga Aceh Utara Lumpuh

Datuk Haris Maulana - detikNews
Banjir Rendam Jalanan, Aktivitas Warga Aceh Utara Lumpuh Foto: datuk haris
Aceh - Banjir melanda ibu kota Kabupaten Aceh Utara, Lhoksukon, sejak dini hari. Banjir itu melumpuhkan aktivitas warga.

Banjir mulai menggenangi Kota Lhosukon sejak Senin (4/12/2017) pukul 01.00 WIB. Hingga berita ini diturunkan, air masih merendam seluruh Kota Lhoksukon dengan ketinggian rata-rata sekitar 1 meter. Kondisi badan jalan lintasan Medan-Banda Aceh juga terendam, yang berimbas terjadinya kemacetan hingga 2 kilometer.

Selain akibat membeludaknya pengendara yang melintas, kemacetan terjadi lantaran banyaknya para pedagang yang berjualan di trotoar. Kemacetan terparah terjadi mulai dari masuknya Jembatan Meunasah Dayah kemudian di simpang empat traffic light, hingga ke simpang masuk Kecamatan Cot Girek.

Imbas lain terhadap aktivitas di pusat pasar Kota Lhoksukon, para pedagang tidak bisa berjualan. Di setiap lorong pasar, air merendam puluhan toko dengan ketinggian air selutut orang dewasa.

Puluhan personel dari Polres Lhoksukon terlihat sibuk mengatur dan membantu warga yang kesulitan mengarungi derasnya banjir. Informasinya, beberapa minibus ikut terendam ganasnya air banjir.

"Airnya naik sejak malam tadi. Cepat sekali merendam pertokoan seluruh lorong di Kota Lhoksukon. Ketinggiannya rata-rata 40 cm di dalam toko, sementara di jalannya lebih," kata salah seorang pedagang, Jufri, kepada detikcom, Senin (4/12/2017).

Dia menyebutkan akibat rendaman banjir ini, para pedagang tidak bisa berjualan seperti biasanya.

Diberitakan sebelumnya, banjir yang melanda Kabupaten Aceh Utara meluas ke 19 kecamatan. Sebelumnya, banjir melanda 16 kecamatan di Aceh Utara.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed