Peristiwa itu bermula saat Komarudin dalam perjalanan pulang menuju rumahnya pada Sabtu (2/11/2017) malam. Tiba-tiba dia dicegat oleh dua orang. Setelah sempat cekcok, salah seorang pelaku langsung menghajarnya.
"Saya pulang kerumah lewat Jalan Otista Cijangkar, muncul dua teman saya mencegat. Sempat adu mulut kemudian satu orang langsung mukul saya tepat dibagian wajah," kata Komarudin kepada wartawan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Syamsudin, Sabtu (2/12/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mungkin dia kelabakan lalu ngeluarin benda mirip pisau kecil yang ada di gunting kuku dan langsung mengarahkannya ke bagian wajah saya," lanjut Komarudin sambil sesekali meringis menahan sakit.
Usai menerima serangan itu wajah Komarudin mengucurkan darah, dia kemudian berusaha melarikan diri menuju arah lampu merah Jalan Gudang. Di tempat itu Komarudin kembali terlibat adu fisik. Sejumlah warga yang menyaksikan kejadian itu kemudian melerai, pelaku melarikan diri sementara Komarudin dibawa ke rumah sakit.
"Saya tau mereka, biar polisi yang ngurusin, pemicunya masalah lama," pungkas Komarudin. (abw/jbr)











































