Hotman Jadi Pengacara Corby
Senin, 06 Jun 2005 06:24 WIB
Australia - Hotman Paris Hutapea, pengacara yang dikabarkan mempunyai 60 rumah dan 15 mobil mewah telah bergabung dalam tim pengacara Schapelle Corby, warga negara Australia terpidana 20 tahun yang tengah meringkuk di LP Denpasar, Bali.Hotman berinisiatif sendiri untuk membela Corby. Selain tidak dibayar, pengacara ini membayar segala macam akomodasi sendiri dalam menangani kasus ini. "Dia telah disetujui oleh Departemen Luar Negeri Australia. Perjanjian sudah selesai dengan Hotman," kata salah satu penasihat hukum Corby, Vasu Rasiah, seperti dikutip dari The Australian, Senin (6/6/2005).Hotman dinilai oleh Australia sebagai pengacara senior. Hal inilah yang membuat Australia setuju pengacara asal Medan ini untuk membela Corby. Namun, ada larangan yang tegas dari Australia kepada Hotman. Pengacara ini harus berjanji tidak akan bekerja dengan pengacara lainnya dan tidak akan berbicara ke media massa tanpa seizin pihak Australia."Apabila ada pengacara yang berbicara dengan media tanpa izin, maka kita tidak akan bekerjasama lagi pada kasus ini," kata pengacara yang ditunjuk PM Australia John Howard, Mark Trowell QC.Selain dengan pengacara lokal, lanjut Trowell, Hutapea akan menangani kasus Corby dengan sejumlah pengacara dari Australia. Berkaitan dengan hal itu, Trowell telah bertemu dengan keluarga Corby. "Pertemuan itu cukup sukses. Saya berhasil menenangkan keluarga Corby," katanya.Sebelumnya, Ketua Tim Penasehat Hukum Corby, Darwin Siregar mengemukakan bahwa tuntutan jaksa tidak terbukti. Seharusnya Corby dibebaskan. Menurutnya, alangkah naifnya pendapat jaksa bahwa isi tas yang dibawa seseorang merupakan milik seseorang yang membawa tas. Tidak mungkin Corby tidak mengetahui tasnya akan diperiksa, apalagi tasnya melebihi ketentuan maksimal, yakni sebanyak 4 kg. Seseorang telah menukar tas milik Corby.
(atq/)











































