Kata PLN soal Listrik Asrama Haji yang Buat Kongres 212 Dipindah

Kata PLN soal Listrik Asrama Haji yang Buat Kongres 212 Dipindah

Gibran Maulana Ibrahim - detikNews
Jumat, 01 Des 2017 13:05 WIB
Kata PLN soal Listrik Asrama Haji yang Buat Kongres 212 Dipindah
Foto: Indra Komara/detikcom
Jakarta - Gangguan listrik di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, membuat Kongres Alumni 212 mesti dipindah tempat ke Wisma Persaudaraan Haji, Cempaka Putih, Jakpus. PLN punya penjelasan terkait gangguan listrik ini.

Supervisor Humas PLN Distribusi DKI Jakarta Eki Sairoma membeberkan kronologi gangguan listrik di Asrama Haji yang didapatnya dari petugas PLN area Kramat Jati pada Rabu (29/11). Menurut Eki, ada gangguan di gardu instalasi milik konsumen sehingga pihak Asrama Haji meminta PLN melakukan pemadaman listrik.


Berikut penjelasan lengkap PLN terkait pemadaman listrik di Asrama Haji Pondok Gede yang membuat Kongres Alumni 212 mesti dipindah tempat:

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

1. Pukul 13.30 WIB Pihak Asrama Haji a.n bapak Dedi Melaporkan ke PLN Kramat Jati bahwa terdapat gangguan di gardu/instalasi milik konsumen sehingga pihak Asrama Haji meminta PLN memadamkan listrik ke arah gardu/instalasi konsumen (Asrama Haji Konsumen Tegangan Menengah).

2. Pukul 14.05 WIB petugas PLN sampai di lokasi dan berkoordinasi dengan teknisi Asrama Haji untuk melakukan pengecekan. Hasil pengecekan bersama teknisi Asrama Haji bahwa benar terdapat korona di kubikel PB Trafo milik konsumen sehingga langsung akan diganti oleh pihak Asrama Haji setelah dipadamkan.

3. Pukul 14.09 WIB Petugas PLN memadamkan listrik ke gardu konsumen melalui gardu E 99.

4. Pukul 14.15 WIB petugas PLN meninggalkan lokasi Asrama Haji.

5. Pukul 16.08 WIB petugas PLN Area Kramat Jati mendapat info perihal surat dari Asrama Haji ke Panitia Reuni Akbar 212.

6. Pukul 16.24 WIB petugas melakukan Pengecekan ulang terkait info pada surat di atas (apakah benar bahwa gardu terendam banjir)

7. Pukul 17.10 WIB petugas PLN sampai kembali di lokasi gardu E 99, dan bertemu teknisi untuk koordinasi kembali terkait gardu kebanjiran seperti yang tertera pada surat dan berdasarkan pernyataan teknisi setempat bahwa saat ini memang kondisi tidak banjir, namun banjir biasanya terjadi setelah hujan lebat akibat adanya penyempitan aliran sungai di daerah Halim Perdana Kusuma. Note: Saat itu pekerjaan perbaikan dari pelanggan/konsumen masih berlangsung.

8. Pukul 17.20 WIB petugas PLN menyalakan supply listrik ke gardu konsumen, gardu E 99 karena Kondisi sudah aman.

9. Pukul 17.45 WIB Petugas PLN meninggalkan lokasi Asrama Haji.

Terkait kondisi banjir, demi keselamatan memang ada kondisi-kondisi di mana PLN harus memadamkan aliran listrik seperti gardu distribusi tergenang air, wilayah perumahan pelanggan tergenang air, gardu dan perumahan pelanggan tergenang air dan gardu induk tergenang air. (gbr/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads