Pantauan detikcom di Banjar Mangan, Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Kabupaten Karangasem, Bali, sebanyak 376 ekor sapi dan 17 ekor kambing dikumpulkan di penampungan sementara ternak mengantisipasi erupsi Gunung Agung. Hewan ternak tersebut diletakkan di kandang sementara yang hanya dinaungi terpal.
Sementara itu, tak ada bak makan untuk ternak di sana. Makanan berupa rumput dan konsentrat diletakkan di dasar tanah. Jenis sapi pun seluruhnya sapi lokal Bali.
"Ini kekayaan kami sebagai petani. Karena daerah kami sudah rawan. Rumput di sana juga tidak bisa untuk makan ternak," ujar Kadek Sun, salah satu pemilik ternak sapi, kepada detikcom, Jumat (1/12/2017).
Foto: Ardian Fanani/detikcom |
Sementara itu, koordinator lapangan penampungan sementara ternak di Desa Nongan, Rendang, Karangasem, Oka Suyasa, mengatakan hewan ternak itu berasal dari dua desa yang terdampak erupsi Gunung Agung, yakni Desa Besakih dan Desa Penempatan.
"Dari dua desa di Kecamatan Rendang. Penampungan ini memang didirikan khusus untuk hewan ternak," ujar Oka Suyasa.
Oka menambahkan, pakan hewan ternak yang diungsikan ini didapat dari beberapa bantuan, antara lain dari Kementerian Pertanian, Dinas Pertanian Provinsi Bali, dan beberapa CSR serta bantuan dari perusahaan pakan ternak.
"Selain itu, ada vitamin dan beberapa obat-obatan untuk ternak yang kita sediakan," tambahnya.
Foto: Ardian Fanani/detikcom |












































Foto: Ardian Fanani/detikcom
Foto: Ardian Fanani/detikcom