Usai berlari dari kediamannya, Sandi tiba sekira pukul 06.59 WIB di lokasi di sekitar Jalan Layang Non Tol (JLNT) Kasablanka, Jakarta Selatan, Jumat (1/12/2017). Ia tampak mengenakan kaos berwarna oranye dipadukan celana hitam.
Dalam sambutannya, Sandi mengungkapkan, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan juga akan ikut berpartisipasi dalam pengecatan tiang jalan layang ini. Sebab program ini merupakan ide Anies.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sandi menuturkan, ide ini tercetus saat Anies dan ia berkeliling Jakarta. Anies ingin anak-anak sekolah menyalurkan kreativitasnya dengan menghias tiang-tiang jalan layang di Jakarta.
"Ini truly ide dia. Bukan ide siapa-siapa tapi ide pak gubernur, Waktu kami berkeliling di Jakarta. Kan kami suka kena macet," katanya.
"Beliau bilang 'alangkah baiknya kalau misalnya tiang-tiang ini yang bisu tidak berbicara dan menjadi saksi pada kita menunggu macet ataupun ada kegiatan-kegiatan yang lain bisa dihias oleh anak-anak SMK atau anak-anak di bawah bimbingan IKJ sehingga tersalurkan lah kreativitas nya'," lanjutnya.
Sandi juga berharap program ini dapat menjadi kemitraan antara pemerintah, masyarakat, dan anak-anak generasi Milenial. Ia juga berharap generasi Milenial dapat menjadi pewarna masyarakat DKI ke depan.
Foto: Sandiaga di Kasablanka (Marlinda/detikcom) |
"Generasi Milenial ini yang memiliki karakteristik khusus. Sangat kreatif sangat inovatif. Dan berbeda dengan generasi-generasi sebelumnya, mereka sangat nyaman dengan sebuah hidup yang sangat dinamis. Ekonomi kreatif itu Menuntut mereka bisa bekerja di mana aja. Saya bahagia ini bisa terjadi kolaborasi," ujarnya.
Dalam sambutannya, Sandi juga mengharapkan pengecatan ini tidak hanya dilakukan pada sebelas tiang. Agar nantinya, saat gelaran Asian Games 2018 berlangsung dapat menjadi kisah untuk diceritakan.
"Tapi bisa juga nanti di Antasari. Pak sekda barusan ngomong dari Cawang sampai Tanjung Priuk itu juga banyak sekali tiang di sana kalau tiap SMK bisa berpartisipasi, paling tidak bisa bercerita, waktu Asian games lewat sini bercerita ini karya anak-anak SMK 46, ini karya anak-anak SMK 58," tuturnya.
Kasablanka dipilih karena area ini berada di pusat kota, ramai dilalui banyak orang dan dekat dengan lokasi pertandingan Asian Games 2018. Sebanyak 150 orang siswa yang memiliki kompetensi di bidang melukis akan ikut serta mengecat kolong layang jalan non tol ini.
Acara ini digelar dalam rangka memperindah wajah Kota Jakarta, memberi ruang kreatif bagi para siswa dan mendukung pagelaran Asian Games 2018. Acara ini didukung oleh BRI, SMK 58, SMK 46 Jakarta Timur, dan PT Propan Raya.
Turut hadir dalam acara ini, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Saefullah, Asisten Sekda bidang Pemerintahan Bambang Sugiyono, Kepala Dinas Pendidikan DKI Sopan Adrianto, CEO PT Propan raya Kris Rianto Adidarma, dan Perwakilan BRI Aestika Oryza G. (fdu/fdu)












































Foto: Sandiaga di Kasablanka (Marlinda/detikcom)