Digerebek Pesta Narkoba di Kandang Ayam, Pak Lurah Nyebur di Kolam

Digerebek Pesta Narkoba di Kandang Ayam, Pak Lurah Nyebur di Kolam

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 30 Nov 2017 14:41 WIB
Digerebek Pesta Narkoba di Kandang Ayam, Pak Lurah Nyebur di Kolam
Ilustrasi (edi/detikcom)
Pekanbaru - Polres Siak di Riau menggerebek pesta narkoba di kandang ayam. Salah satu pelakunya berstatus lurah, yang menceburkan diri ke kolam menghindari sergapan polisi.

Demikian disampaikan Kasatres Narkoba Polres Siak AKP Herman Pelani kepada detikcom, Kamis (30/11/2017). Dalam penggerebekan ini, pihak kepolisian mengamankan tiga tersangka.

Ketiganya adalah Sahroni alias Roni (34) selaku bandar narkoba. Selanjutnya Edi Susanto (47) seorang petugas cleaning service di Dinas Pariwisata Kab Siak. Satu pelaku lagi Fuad Supri (34), seorang PNS yang menjabat lurah di Kampung Sei Mempura, Siak.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Ketiganya kini sudah kita amankan. Satu pelaku atas nama Roni adalah bandar narkobanya. Barang bukti yang kita amankan dua paket sabu, satu paket daun ganja," katanya.

Herman menjelaskan awalnya pihaknya menerima laporan dari warga bahwa di rumah tersangka Roni sering dilakukan pesta narkoba. Atas laporan itu, pihak kepolisian melakukan penggerebekan di rumah bandar narkoba tersebut.

Masih menurut Herman, pihaknya melakukan penggerebekan pada Kamis (30/11) pukul 00.00 WIB. Lokasinya di kawasan kandang ayam yang dipagari seng. Di dalam kandang ayam ini ada satu pondok kecil yang dijadikan tempat pesta narkoba.

"Saat digerebek, tiga pelaku mengetahui kedatangan tim. Karena di kawasan kandang ayam ini ada beberapa ekor anjing yang menggonggong atas kedatangan tim," kata Herman.

Karena mengetahui kedatangan polisi, kata Herman, ketiganya berusaha kabur. Roni ditangkap saat keluar dari pagar kandang ayam.

Tersangka Edi, kata Herman, bersembunyi di dalam kandang ayam. Dia masuk lewat pintu kandang ayam dan nongkrong bersama ayam untuk mengelabui petugas.

"Tersangka Edi kita tangkap di dalam kandang ayam. Kita sempat bingung mencarinya karena malam," kata Herman.

Setelah menangkap dua pelaku, pihak kepolisian sempat kehilangan satu orang lagi, yakni Fuad Supri. Sekitar 30 menit polisi memeriksa seluruh kandang ayam, namun tidak menemukan Fuad.

"Setelah dicari-cari, rupanya pak lurah ini saat kita akan menggerebek lebih awal melompat ke kolam yang ada di dekat kandang ayam. Dia bersembunyi di kolam itu, yang akhirnya ketahuan juga," katanya.

"Kita masih mengembangkan kasus ini untuk mengetahui siapa yang memasok narkoba ke mereka," tutup Herman. (cha/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads