"Kami sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan setempat yang mana saat ini masyarakatnya mengungsi di kabupaten kami. Sudah saya koordinasikan ke Kadis Pendidikan untuk menyiapkan kelas-kelas kosong di sini," ujarnya kepada detikcom, saat kunjungan di GOR Swecapura, Kamis (30/11/2017).
Menurut Nyoman Suwirta, pihaknya juga sudah mendapatkan instruksi dari Dinas Pendidikan Provinsi Bali, untuk menampung dan memperhatikan pendidikan para anak pengungsi di mana pun berada.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini anak-anak pengungsian di GOR Swecapura, Klungkung Bali masih melakukan aktivitas belajar di tenda-tenda posko darurat dan halaman GOR.
Tak melihat tempat yang kurang memadai, mereka sedang asyik mengerjakan soal ulangan akhir semester bersama dengan beberapa rekannya. Ada juga yang masih bingung mencari teman dan gurunya, yang saat akan mengirimkan soal ulangan. (asp/asp)











































