DetikNews
Kamis 30 November 2017, 03:30 WIB

Jual Senpi ke dr Helmi, Robby Mengaku Anggota Polisi

Kanavino Ahmad Rizqo - detikNews
Jual Senpi ke dr Helmi, Robby Mengaku Anggota Polisi Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Robby mengaku sebagai anggota polisi saat mendapatkan senjata api (senpi) dari dr S yang digunakan oleh dr Helmi untuk membunuh istrinya. Robby pun awalnya mengaku akan menjual senpi itu kepada aparat kepolisian.

"Robby menyampaikan kepada S akan menjualnya kepada seorang anggota. Robby juga mengaku kepada Ssebagai seorang anggota Polri yang berdinas di Polda Jatim," kata Kasubdit Jatanras Ditkrimum Polda Metro Jaya AKBP Hendy F Kurniawan dalam keterangannya, Rabu (29/11/2017).

Hendy menerangkan Robby menjual senpi itu kepada Helmi seharga Rp 18 juta. Dari jumlah uang itu, Robby kemudian mentransfer uang ke S sebesar Rp 10,5 juta.

"Robby mentransfer uang kepada S sejumlah Rp 10,5 juta (Robby mengambil keuntungan sejumlah Rp 7,5 juta," terangnya.

Sementara itu, S mengaku senpi itu didapat dari oknum anggota. Dia membelinya sekitar tahun 1990.

"S berjumpa dengan oknum tersebut ketika sedang berkumpul dengan rekan-rekannya di Perbakin," tutur Hendy.

Robby dan S diketahui berkenalan dari situs jual beli online. Robby dan S pun kerapkali terlibat jual beli asesoris senjata air soft gun.

Robby kemudian ditangkap di Banyuwangi, Selasa (28/11). Tak lama berselang, S juga ditangkap di Surabaya, Jawa Timur.

Polisi juga menyita dua unit senpi revolver pabrikan, 12 unit air soft gun berbagai merk yang sudah dirakit menjadi senjata api dan 1.000 buah amunisi senjata api berbagai merk.
(knv/nvl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed