Sementara itu Presiden Jokowi meminta masyarakat di Bali tetap tenang terkait kondisi Gunung Agung. Warga, khususnya di kawasan rawan bencana, diminta mengikuti saran pihak terkait serta mengungsi.
Berikut edisi Top 5 News edisi Rabu (29/11/2017):
1. Bondan Winarno Meninggal Dunia
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca artikel lengkapnya: Cerita Bondan Winarno Soal Bolak-balik Check Up ke Malaysia
2. 200 Orang Mengungsi Akibat Banjir Ponorogo
Intensitas hujan tinggi selama 2 hari di Ponorogo menyebabkan 3 kecamatan banjir. Tiga kecamatan itu yakni Kecamatan Kota, Kauman dan Sidorejo, dengan ketinggian air sekitar 30 cm - 1 meter.
Sebanyak 200 jiwa dari 75 KK dari Kelurahan Paju Kecamatan Kota telah diungsikan ke Masjid Agung dan Balai Desa Paju. Mereka dievakuasi menggunakan truk. BPBD pun akan membuka dapur umum.
Simak videonya: Pengungsi Akibat Banjir Ponorogo Capai 200-an Orang
3. Warga Dekat Gunung Agung Diminta Mengungsi
Ada 22 desa di Bali yang terdampak erupsi Gunung Agung dengan jumlah jiwa sekitar 70 ribu orang. Gubernur Bali I Made Mangku Pastika menyebut dari sekitar 70 ribu orang dari 22 desa yang terdampak, 40 ribu orang sudah berada di pengungsian.
Mereka tersebar di 217 titik di seluruh kabupaten Bali, terbanyak di wilayah Karangasem. Presiden Joko Widodo meminta masyarakat di Bali, khususnya di kawasan rawan bencana, diminta mengikuti saran pihak terkait serta mengungsi.
Baca artikelnya: Jokowi Minta Warga Dekat Gunung Agung Mengungsi
4. Korban Terakhir Longsor di Yogya Telah Dievakuasi
Korban ketiga yang tertimbun tanah longsor di bantaran Kali Winongo, Jlagran, Prenggokusuman, Gedongtengen, Subardjono (70) akhirnya bisa dievakuasi. Korban ditemukan sudah tidak bernyawa dan langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kalasan Sleman.
Simak videonya: Korban Longsor di Yogya Ditemukan Tewas Tertimbun di Kamar
5. Jakarta Sudah Siap Sambut Banjir, Pak Anies?
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan melaporkan saat ini Jakarta telah memulai Operasi Siaga Ibukota untuk antisipasi bencana.
Anies menjelaskan Tim Operasi Siaga tersebut dapat memonitor kondisi di wilayah DKI Jakarta selama 24 jam.
Baca artikelnya: Anies Lapor Operasi Siaga Bencana (ega/nwy)











































