"Tadi saya update lagi udah ada 2 yang tertangkap, lima pelaku lainnya masih dalam pengejaran," ujar Kasubag Humas Polres Bekasi Kota Kompol Erna Ruswing saat ditemui di kantornya, Jalan Pramuka, Marga Jaya, Bekasi Selatan, Rabu (29/11/2017).
Dua pelaku yang berhasil ditangkap adalah R dan MB alias Kipat. Mereka ditangkap tanpa perlawanan di rumahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Erna mengaku belum mengetahui motif pengeroyokan. Pasalnya, anggota masih menggali keterangan para pelaku.
"Motifnya masih belum. Kita masih fokus penyelidikan dan pengejaran pelaku lainnya. Yang jelas, mereka bukan tawuran, tetapi pengeroyokan," jelasnya.
Secara terpisah, Kapolsek Bekasi Utara Kompol Suroto menjelaskan hal yang sama. Dia mengatakan anggota masih melakukan pengejaran di lapangan.
"Belum (motif) ketahuan, nanti malam kalau sudah tertangkap semua, akan kita rilis besok," ungkap Suroto.
Seperti diberitakan, satu dari empat remaja tewas dibantai kelompok remaja lainnya di Bekasi Utara, Kota Bekasi, Senin (27/11) sekitar pukul 01.00. Sedangkan tiga remaja lainnya masih kritis di dua rumah sakit di wilayah setempat. Kurang dari 24 jam, polisi telah meringkus dua pelaku tawuran.
Aksi tawuran itu terjadi di Kampung Kaliabang Tengah RT 09 RW 15 Kaliabang Tengah, Bekasi Utara, Kota Bekasi. Kelompok remaja dari Kampung Lokomotif dan Kampung Simbang terlibat tawuran hingga berujung kematian Reza Apriansyah (18), remaja asal Kampung Lokomotif.
Sedangkan tiga remaja lain, yakni Akbarudin (23), Hafiz Khotami (19), dan Elvin Hidayat (22), masih mendapat perawatan intensif di Rumah Sakit Ananda dan Rumah Sakit Seto Hasbadi. (edo/rvk)











































