"Ini zaman tahun 60 tempat saya (sekolah). Saya tahun 60-an belajar kayak begini," kata Wahidin kepada wartawan di Serang, Banten, Rabu (29/11/2017).
Sebagaimana diberitakan detikcom, murid SD Sadah meminta Gubernur Banten untuk berkunjung ke sekolahanya. Ini disampaikan oleh Devi Marsya dan menjadi viral di media sosial.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Bagi saya masalah pendidikan adalah panggilan jiwa, saya tidak mau anak-anak di Banten merasakan bangunan sekolah yang kurang memadai," lanjutnya.
Selain itu, ia juga mengaku akan menyediakan dana misalnya dari CSR atau dana hibah. Dari informasi yang didapat, Wahidin megatakan SD Sadah memang tergusur oleh rencana pembangunan Pemkab Serang dan terpaksa menumpang di sebuah yayasan.
"Tetap belajar, jangan karena ini nanti malas sekolah, tuntut ilmu setinggi-tingginya," pesannya. (bri/asp)










































