DetikNews
Rabu 29 November 2017, 14:49 WIB

Temui Kejahatan Satwa Dilindungi, Laporkan ke Sini!

Denita Br Matondang - detikNews
Temui Kejahatan Satwa Dilindungi, Laporkan ke Sini! Peluncuran aplikasi 'e-Pelaporan Satwa Dilindungi' di Gedung KKP, Bareskrim Polri (Foto: Dok. Istimewa)
Jakarta - Masyarakat kini dapat melaporkan kejahatan kepada satwa yang dilindungi melalui aplikasi. Bareskrim Polri meluncurkan aplikasi e-Pelaporan Satwa Dilindungi untuk memfasilitasi hal tersebut.

"Ini momen yang menggembirakan karena bisa memudahkan semua pihak dalam pemberian informasi sehingga kami bisa lebih cepat mengakses informasi terkait dengan (kejahatan) satwa yang dilindungi," kata Kasubdit I Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Bareskrim Polri Bareskrim Polri, Kombes Adi Karya Tobing usai peluncuran aplikasi di Gedung KKP, Bareskrim Polri, Jalan Merdeka Timur, Rabu (29/11/2017).


Adi mengatakan selama ini masyarakat terkendala pada akses pelaporan kejahatan terhadap satwa yang dilindungi. Tak jarang pula masyarakat terpaksa menggunakan jasa lembaga swadaya masyarakat (LSM) agar pelaporan cepat sampai ke telinga polisi.

"Karena akses ke Polri itu kan agak susah jadi sehingga mereka (melapor) dari LSM baru ke kepolisian. Kami putus itu. Dengan e-pelaporan ini masyarakat bisa menghubungi itu dan kita bukan dan bisa langsung kita cepat respons," ucap Adi.

Aplikasi 'e-Pelaporan Satwa Dilindungi' dapat diunduhAplikasi 'e-Pelaporan Satwa Dilindungi' dapat diunduh (Foto: Dok. Istimewa)


Dalam aplikasi yang bisa diunduh di playstore ini pelapor diwajibkan memberikan kronologis kejadian dengan melampirkan bukti awal berupa poto, video, dan lokasi yang dapat dipertanggungjawabkan. Setelah itu laporan akan masuk ke data pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

"Selanjutnya informasi yang telah dilakukan analisa dan verifikasi oleh administrator akan ditampilkan. Kepada pemberi informasi akan diberikan kode informasi guna memudahkan melakukan pengecekan terhadap tindak lanjut informasi yang telah diberikan," kata Adi.


Beberapa contoh kejahatan kepada satwa yang dilindungi ialah perdagangan, penyelundupan, kekerasan, dan penyiksaan.
(jbr/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed