Kesalahan Operasional, Pelita Gagal Mendarat di Bima

Kesalahan Operasional, Pelita Gagal Mendarat di Bima

- detikNews
Sabtu, 04 Jun 2005 12:38 WIB
Denpasar - Pesawat Pelita Air bernomor penerbangan 932 dengan jurusan Denpasar-Bima, gagal mendarat di Bandara Bima dan terpaksa kembali ke Bandara Ngurah Rai, Denpasar. Pesawat dengan jenis Fokker 28 dengan penumpang 66 orang itu terpaksa kembali karena adanya kesalahan operasional.Salah seorang penumpang Ario Pani, dari Ende, Flores, NTT, yang ditemui detikcom, Sabtu (4/6/2005), menyatakan, pesawat berangkat dari Bandara Ngurah Rai pukul 10.00 WITA. Mestinya, pesawat itu sudah bisa mendarat di Bima, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada pukul 10.45 WITA.Pada sekitar pukul 10.45 WITA, kru pesawat mengumumkan pesawat akan segera mendarat di Bandara Bima. Namun sekitar 3 menit kemudian, ada pengumuman susulan yang mengatakan pesawat tidak bisa mendarat karena ada kesalahan operasional. "Pesawat akan mendarat di Denpasar dengan normal, penumpang jangan panik," demikian bunyi pengumuman dari kru Pelita. Setelah pengumuman itu, penumpang terlihat mulai panik dan tegang. Sekitar pukul 12.00 WITA, pesawat berhasil mendarat dengan selamat di Bandara Ngurah Rai. Pada saat mendarat di Bandara Ngurah Rai, sejumlah mobil pemadam kebakaran dan petugas bandara sudah bersiap-siap. Pesawat yang terlihat normal itu akhirnya ditarik ke tempat parkir, di bagian Timur Bandara Ngurah Rai.Ario mengaku tidak tahu persis apa penyebab pesawat Pelita gagal mendarat, karena tidak ada penjelasan yang resmi dari petugas Pelita Air. "Apakah rodanya, atau mesinnya yang rusak, kita belum tahu," kata Ario. (qom/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini