Warning Serangan Teroris, Jalan Protokol Jakarta Diperketat
Sabtu, 04 Jun 2005 11:23 WIB
Jakarta - Anda melintas di jalan-jalan utama Jakarta, Sabtu (4/6/2005) ini? Jangan kaget kalau melihat banyak aparat keamanan berjaga-jaga. Penjagaan di Jakarta memang sengaja diperketat menyusul peringatan akan adanya serangan teroris.Di sepanjang jalan Sudirman, Jakarta Selatan misalnya, setiap 100 meter terlihat petugas perlindungan masyarakat (Linmas). Kemudian di Bundaran Hotel Indonesia (HI), puluhan polisi duduk-duduk berkerumun. Tampak pula satu unit truk polisi diparkir di lokasi itu. Biasanya lokasi Tugu Selamat Datang itu hanya dijaga bila ada aksi demo. Padahal Sabtu ini belum ada rencana aksi demo di tempat tersebut. Tak jauh dari bundaran HI, pengamanan juga terlihat di Kedubes Inggris dan Kedubes Amerika Serikat (AS). Pengamanan di Kedua Kedubes tersebut sebenarnya sudah ditingkatkan sejak pekan lalu menyusul indikasi ada kegiatan teroris di Kedubes AS. Dibandingkan pekan lalu pengamanan di Kedubes AS tak terlalu ketat. Di depan pintu masuk Kedubes, ada satu orang polisi bersenjata laras panjang bersiaga. Kemudian sejumlah polisi tampak keluar masuk. Mobil truk polisi dan mobil water canon juga tampak disiagakan.Tak beda jauh dengan Kedubes AS, Kedubes Ingris juga mendapat peningkatan keamanan. Dua unit water canon juga diparkir di situ. Yang sedikit berbeda, aktivis di Kedubes Inggris lebih ramai.Sementara itu di kawasan Kuningan, setiap perempatan jalan terlihat petugas Linmas. Kedubes Australia, yang berada di kawasan itu tak kalah mendapat penjagaan ketat. Maklum ada aksi demo di Kedubes tersebut yang memprotes kasus Schapelle Corby. Corby adalah warga Australia yang divonis 20 tahun penjara karena terbukti membawa 4,2 kilogram mariyuana.
(iy/)











































