DetikNews
Selasa 28 November 2017, 23:39 WIB

Admin @setkabgoid Diganti karena Salah Kutip Pernyataan Jokowi

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Admin @setkabgoid Diganti karena Salah Kutip Pernyataan Jokowi Ilustrasi (Kacper Pempel/Reuters)
Jakarta - Akun Twitter resmi Sekretariat Kabinet sempat mencuit pernyataan Presiden Joko Widodo terkait Nahdlatul Ulama. Cuitan itu menyatakan Jokowi meminta NU menindak ormas radikal.

"Kita sudah minta pada jajaran NU agar tegas pada aliran radikal & intoleran, apa pun organisasinya - Presiden @Jokowi," tulis akun @setkabgoid, yang kini sudah dihapus.

Menurut Seskab Pramono Anung, administrator (admin) akun Twitter tersebut salah mengutip pernyataan Jokowi.

"Jadi ada kesalahan yang dilakukan oleh admin," kata Pramono di Istana Bogor, Kota Bogor, Jawa Barat, Selasa (28/11/2017).

Pramono menyatakan admin tersebut tak membaca pernyataan Jokowi secara menyeluruh. Akibatnya, ada kesalahan konteks yang ditulis.

"Apa yang disampaikan oleh Presiden kan bukan ditujukan ke NU, tapi ditujukan ke jajaran pemerintah untuk bersikap tegas, bertindak tegas, terhadap aksi intoleransi dan radikalisme. Dikutip salah oleh adminnya dan langsung saya ganti, ya," tutur Pramono.
(bpn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed