PGRI Dapat Hibah Rp 367 M, Sandi: Prioritas Pendidikan Berkualitas

PGRI Dapat Hibah Rp 367 M, Sandi: Prioritas Pendidikan Berkualitas

Mochamad Zhacky - detikNews
Selasa, 28 Nov 2017 20:13 WIB
PGRI Dapat Hibah Rp 367 M, Sandi: Prioritas Pendidikan Berkualitas
Peringatan Hari Guru Nasional sekaligus hari ulang tahun PGRI ke-71 dan Hari Aksara Internasional tahun 2016 di Jawa Timur. (Foto: dok. Istimewa)
Jakarta - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi DKI Jakarta menjadi lembaga yang diprioritaskan mendapatkan dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta. Pemberian dana hibah ke PGRI untuk mewujudkan pendidikan yang tuntas dan berkualitas.

"PGRI, saya memprioritaskan karena bagian daripada pendidikan tuntas dan berkualitas," terang Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017).


Sandiaga mengatakan baik-buruknya kesejahteraan guru merupakan indikator terwujudnya pendidikan yang tuntas dan berkualitas. Menurutnya, kesejahteraan guru tidak hanya dilihat dari segi penghasilan, tapi juga pembangunan kualitasnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Menurut kami, guru salah satunya harus diperhatikan kesejahteraannya. Kalau kita ingin pendidikan tuntas dan berkualitas, guru memang menjadi salah satu faktor utama. Peningkatan kesejahteraannya, peningkatan pemberdayaan, dan sebagainya itu bisa diperhatikan Pemprov," papar Sandiaga.


PGRI DKI Jakarta sendiri merupakan salah satu lembaga yang akan mendapatkan dana hibah dari APBD 2018. Merujuk pada situs apbd.jakarta.go.id PGRI DKI Jakarta akan mendapatkan dana Rp 367 miliar.

Mengenai besaran tersebut, Sandiaga mengatakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang akan menerangkan. PGRI menjadi organisasi yang menerima hibah paling besar dari 104 organisasi lainnya.


"Itu nanti Pak Anies yang akan kasih itu statement mengenai PGRI ini," ucapnya.

Selain PGRI, lembaga yang menghimpun para pendidik anak usia dini juga akan menerima dana hibah dari Pemprov DKI Jakarta. Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Usia Dini (Himpaudi) akan menerima dana Rp 40,2 miliar. (zak/jbr)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini