"Uang bobol kos ini buat makan bersama, jalan-jalan, dan belanja kebutuhan kami berdua. Saya tahu dia sama dengan saya (pria), tapi saya sayang sama dia dan pacaran juga belum begitu lama," kata Agung sambil tertunduk malu saat ditemui di ruang pemeriksaan Subdit Jatanras Polda Sumsel, Selasa (28/11/2017).
Sementara itu, Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel AKBP Erlintang Jaya mengatakan tersangka, yang merupakan spesialis pembobol rumah kos di kawasan Kemuning, Kota Palembang, menangis saat ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Modusnya, tersangka mengintai kos-kosan yang sepi. Saat kondisi kos kosong dan pemilik tidak ada, tersangka masuk dengan merusak pintu dan terali.
Mirisnya lagi, uang hasil kejahatannya digunakan untuk memenuhi kebutuhan kekasihnya yang merupakan seorang pria. Selain itu, uang digunakan untuk jalan-jalan dan nongkrong bareng kekasihnya saat weekend tiba.
"Tersangka ini bisa dikatakan pacaran sesama jenis atau homo. Jadi uang hasil bobol kos dipakai untuk memenuhi kebutuhan pacarnya yang merupakan seorang pria juga. Dari pengakuan tersangka, memang aksi bobol kos ini tanpa diketahui oleh pacarnya," sambung Erlin.
Saat ditangkap, Agung melawan petugas sehingga kakinya ditembak aparat. Atas perbuatannya, tersangka akan dikenai Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan, dengan ancaman pidana maksimal 7 tahun penjara. (asp/asp)











































