Kepala Sekolah MA Cisampih Dedi Yuliana meceritakan, ruang kelas yang rusak terdapat di kelas XI. Longsor akibat hujan deras dan tanah yang labil mengakibatkan tembok jebol.
Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari) |
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Karena hanya memiliki 3 ruang kelas, kegiatan belajar menurut Dedi terganggu. Para murid sementara belajar di luar kelas karena takut ruang lainnya juga ambruk.
"Kalau kita paksakan lagi, kelas lain khawatir ambruk," ujarnya.
Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari) |
Pihak sekolah, lanjut Dedi, sudah melaporkan kejadian ini ke Kementerian Agama Kabupaten Lebak dan Kanwil Kemenag Provinsi Banten. Bantuan untuk sekolah akan tiba esok.
Untuk sementara, pihak sekolah juga mendapatkan bantuan pembersihan dari warga, kepolisian dan aparat setempat. "Memang ini kan (kelas) dipakai pagi dan sore. Pas ini ambruk 1, ini justru bingung kita," ucapnya.
Apalagi, ia menambahkan 4 Desember nanti sekolah akan mengadakan ujian semester
Sementara itu, Kapolsek Banjarsari AKP Redi Yazid mengatakan MA Cisampih memang berada di bawah tebing. Akibat hujan, air merembes kemudian menyebabkan longsor dan menimpa bangunan sekolah.
Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari) |
Dari pemantauan di lokasi, 1 ruangan kelas menurutnya rusak berat. Selain itu, tembok di kelas lain juga mengalami retak dan sebagian bangku dan meja mengalami rusak.
"Sekolahnya (kebetulan) di bawah tebing, air hujan rembes dari atas dan bawah sehingga terjadi longsor," kata Redi kepada detikcom.
(bri/idh)











































Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari)
Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari)
Foto: Gedung Madrasah Aliyah (MA) Cisampih hancur akibat longsor. (Dokumen Polsek Banjarsari)