Teman satu angkatan Redi, Maskur Afdiansyah, menceritakan bahwa Redi merupakan teman satu angkatan saat masuk kuliah pada 2015. Redi bukan mahasiswa yang aktif berorganisasi, tapi teman-teman mengenal Redi sebagai mahasiswa yang pendiam.
"Redi itu teman satu angkatan pas masuk sini (Bina Darma Palembang), berarti sekarang semester V. Orangnya itu biasa aja di kampus, dia juga bukan anak himpunan (organisasi mahasiswa) dan tidak terlalu aktif," terang Maskur saat ditemui detikcom di Jalan A Yani, Palembang, Selasa (28/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: raja/detikcom |
"Kemarin itu dia masih kuliah dan disuruh dosen nemui Go-Jek yang demo. Di hadapan Go-Jek itu Redi disuruh minta maaf. Terakhir lihat pas itulah, setelah didemo tidak pernah kelihatan lagi sampai sekarang," sambung mahasiswa jurusan teknik informatika ini.
Sebagaimana diketahui, Redi dicari 'pasukan hijau' Kota Palembang setelah menulis komentar miring di akun Instagram saat mengomentari posting-an @dewiperssikreal melalui akun pribadinya, @Redioktar_. Saat itu, Dewi Persik mencoba mengklarifikasi kasus saat menerobos jalur TransJakarta.
Seluruh driver online saat itu menuntut Redi di-drop out atau dikeluarkan dari kampusnya. Bahkan mereka akan membawa kasus ini ke jalur hukum meski Redi sudah meminta maaf.
"Ya gitulah namanya aja tukang Go-Jek mana ada etika, sd aja gak tamat.. Untung mbak @dewiperssikreal pintar dia tau klo yang baju ijo itu orang bodoh, kalu dia ada etika dan otak nya pintar gk mungkin kan kerjanya tukang Go-Jek, bener gk," tulis Redi, yang menyulut emosi driver online se-Indonesia, khususnya Kota Palembang. (asp/asp)












































Foto: raja/detikcom