Usai Didemo Ojek Online karena Hina di IG, Redi Tak Tampak di Kampus

Usai Didemo Ojek Online karena Hina di IG, Redi Tak Tampak di Kampus

Raja Adil Siregar - detikNews
Selasa, 28 Nov 2017 12:59 WIB
Usai Didemo Ojek Online karena Hina di IG, Redi Tak Tampak di Kampus
Redi (memakai kaus) tertunduk saat didemo (raja/detikcom)
Palembang - Mahasiswa Universitas Bina Darma, Palembang, Redi Oktra digeruduk ratusan driver ojek online karena menghina driver di Instagram. Redi dikenal tidak terlalu aktif di kampus dan menghilang setelah didemo terkait komentarnya di media sosial.

Teman satu angkatan Redi, Maskur Afdiansyah, menceritakan bahwa Redi merupakan teman satu angkatan saat masuk kuliah pada 2015. Redi bukan mahasiswa yang aktif berorganisasi, tapi teman-teman mengenal Redi sebagai mahasiswa yang pendiam.

"Redi itu teman satu angkatan pas masuk sini (Bina Darma Palembang), berarti sekarang semester V. Orangnya itu biasa aja di kampus, dia juga bukan anak himpunan (organisasi mahasiswa) dan tidak terlalu aktif," terang Maskur saat ditemui detikcom di Jalan A Yani, Palembang, Selasa (28/11/2017).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dikatakan Maskur, sosok Redi tidak lagi pernah terlihat di kampus setelah didemo pada Senin (27/11) kemarin. Terakhir kali, Redi terlihat saat meminta maaf di hadapan ratusan driver ojek online yang mencarinya karena dinilai menghina profesi ojek online yang tidak berpendidikan dan bodoh.
Usai Didemo Ojek Online karena Hina di IG, Redi Tak Tampak di KampusFoto: raja/detikcom

"Kemarin itu dia masih kuliah dan disuruh dosen nemui Go-Jek yang demo. Di hadapan Go-Jek itu Redi disuruh minta maaf. Terakhir lihat pas itulah, setelah didemo tidak pernah kelihatan lagi sampai sekarang," sambung mahasiswa jurusan teknik informatika ini.

Sebagaimana diketahui, Redi dicari 'pasukan hijau' Kota Palembang setelah menulis komentar miring di akun Instagram saat mengomentari posting-an @dewiperssikreal melalui akun pribadinya, @Redioktar_. Saat itu, Dewi Persik mencoba mengklarifikasi kasus saat menerobos jalur TransJakarta.

Seluruh driver online saat itu menuntut Redi di-drop out atau dikeluarkan dari kampusnya. Bahkan mereka akan membawa kasus ini ke jalur hukum meski Redi sudah meminta maaf.

"Ya gitulah namanya aja tukang Go-Jek mana ada etika, sd aja gak tamat.. Untung mbak @dewiperssikreal pintar dia tau klo yang baju ijo itu orang bodoh, kalu dia ada etika dan otak nya pintar gk mungkin kan kerjanya tukang Go-Jek, bener gk," tulis Redi, yang menyulut emosi driver online se-Indonesia, khususnya Kota Palembang. (asp/asp)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads