DetikNews
Senin 27 November 2017, 18:15 WIB

Anak Muda Jangan Diam Lihat Korupsi, Harus Jadi Bagian dari Solusi

Niken Widya Yunita - detikNews
Anak Muda Jangan Diam Lihat Korupsi, Harus Jadi Bagian dari Solusi Foto: Ketua MPR Zulkifli Hasan (Dok. MPR)
Jakarta - Ketua MPR Zulkifli Hasan tegas bicara tentang problem bangsa yakni kemiskinan, ketidakadilan, korupsi, dan ketidakpercayaan. Karena itu dia meminta anak muda jangan diam bila ada korupsi.

"Anak muda jangan diam lihat korupsi merajalela. Jadilah bagian dari solusi. Jangan khawatir, Ketua MPR mendukung penuh," ujar Zulkifli dalam keterangan tertulis dari MPR, Senin (27/11/2017).

Zulkifli mengatakan itu saat memberi orasi kebangsaan di Sidang Tanwir II Pemuda Muhammadiyah, Palangkaraya, Kalimantan Tengah, hari ini. Kepada ribuan aktivis Pemuda Mummadiyah dari seluruh Indonesia, Zulkifli mengajak generasi muda jadi bagian gerakan melawan korupsi.

"Korupsi terjadi bukan karena kita kurang uang namun karena rakus, serakah, dan tamak," ungkapnya.

"Kalau uang APBN dikorupsi, di mana moralnya?" kata Zulkifli.

Diakuinya, saat ini di Indonesia masih banyak kemiskinan bahkan pada tingkat ekstrem. Kemiskinan ini membuat hadirnya ketidakadilan.

Ia menyebut, terjadi penguasaan aset tanah yang tidak adil di tengah masyarakat. Bila kesenjangan dibiarkan, ini akan jadi ancaman. "Kesenjangan adalah akar dari radikalisme dan kekerasan," paparnya.

Kondisi bangsa Indonesia seperti itu, menurut Zulkifli, diperparah dengan sikap masyarakat yang saling tidak percaya, saling hujat, dan saling lapor.

Menghadapi kondisi bangsa seperti itu, Zulkifli berharap agar Pemuda Muhammadiyah menjadi pelopor persatuan. "Saya yakin Pemuda Muhammadiyah mampu melakukan itu karena organisasi ini sudah terbukti," pungkas Zulkifli.

Hadir bersama Zulkifli Hasan dalam pertemuan tersebut Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Ketua Umum Pemuda Muhammadiyah Dahnil Anzar Simandjuntak dan ribuan kader Pemuda Muhammadiyah dari seluruh Indonesia.

Nasionalisme Zaman Now

Di hari yang sama, Zulkifli memberi kuliah umum di depan ribuan mahasiswa Universitas Palangkaraya. Zulkifli membeberkan nasionalisme zaman now.

"Nasionalisme sekarang bukan lagi bambu runcing tetapi sebuah bangsa yang memiliki daya saing," ujar Zulkifli.

Untuk mempunyai daya saing maka mahasiswa harus memiliki dan menguasai ilmu. Zulkifli memuji mahasiswa yang beruntung dapat kuliah di salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Diharapkan para mahasiswa bersyukur karena banyak generasi muda yang tak bisa menikmati bangku kuliah. Pentingnya ilmu, lanjut Zulkifli, bisa membuat sebuah bangsa memiliki daya saing dan produktifitas yang tinggi.

Ia mencontohkan rekayasa genetika di Thailand dan Jepang serta negara seperti Selandia Baru membuat mereka unggul dalam sektor pertanian dan peternakan. Untuk itulah Zulkifli menegaskan pentingnya bangsa ini menguasai ilmu.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli juga mendorong agar para mahasiswa paham sejarah bangsa. "Bila kita paham sejarah maka kita akan mencintai bangsa ini," paparnya.


(nwy/ega)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed