MUI Meminta Semua Pihak Jaga Maluku Tetap Kondusif
Jumat, 03 Jun 2005 19:18 WIB
Ambon - Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maluku meminta semua pihak menjaga Maluku tetap kondusif. Jangan sampai terprovokasi. Untuk menunjang hal ini, MUI minta kasus website Pemprov Maluku yang meresahkan umat Islam segera dituntaskan secara hukum. "Kami minta aparat kepolisian untuk segera memproses kasus ini segera mungkin, agar umat Islam tidak resah," ujar Sekertaris MUI Maluku, Idris Latuconsina, saat ditemui di Masjid Raya Al-Fatah Ambon, Jumat (3/6/2005). Idris meminta semua pihak untuk memelihara kondisi Maluku yang sudah kondusif dari segala bentuk provokasi yang dapat memperkeruh kembali suasana kedamaian yang ada. Karena itu, menurut dia, kejadian yang terjadi di website resmi pemerintah Maluku tidak boleh terjadi lagi. "Jika ada bentuk-bentuk provokasi seperti itu lagi, akan menyulitkan masyarakat Maluku dalam merajut kedamaian," kata Latuconsina.HMI Cabang Ambon juga berharap polisi segera turun tangan menyelesaikan kasus yang dinilai umat Islam sebagai penghinaan agama itu. "Harus segera dituntaskan secara hukum," ungkap Ketua Umum HMI Cabang Ambon, Rovik Akbar Afifudin di tempat yang sama.Informasi yang didapatkan detikcom, Polda Maluku telah melakukan pemeriksaan terhadap administrator, pengelola website maupun Kepala Dinas Informasi dan Komunikasi provinsi Maluku, Drs Agus Soukotta. Namun, belum ada keterangan resmi mengenai hal ini.
(asy/)











































