Soroti Demokrasi, Deddy Mizwar: Pilkada Jangan Pecah Belah Bangsa

Pilkada Jabar 2018

Soroti Demokrasi, Deddy Mizwar: Pilkada Jangan Pecah Belah Bangsa

Hary Lukita Wardani - detikNews
Senin, 27 Nov 2017 16:42 WIB
Soroti Demokrasi, Deddy Mizwar: Pilkada Jangan Pecah Belah Bangsa
Deddy Mizwar (Dok. Detikcom)
Jakarta - Deddy Mizwar menjadi calon gubernur pertama yang mengantongi tiket untuk melaju di Pilgub Jawa Barat 2018. Ia meminta masyarakat menikmati proses demokrasi dan berharap agar pilkada tidak digunakan untuk membuat perpecahan.

"Saya kira kita harus lihat ini sebagai pesta demokrasi, enjoy saja. Bukan menciptakan keterpecahan masyarakat. Ini menurut saya kurang baik," ujar Deddy saat menjadi pembicara dalam acara expert meeting di kantor LIPI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (27/11/2017).

Pada diskusi bertajuk 'Menyongsong Pilkada Serentak yang Berkualitas di Lumbung Suara' itu, Deddy berharap Jawa Barat menjadi contoh demokrasi yang sesungguhnya. Salah satu contohnya adalah dengan memberikan demokrasi yang berkualitas.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Saya kira pilkada serentak sebagai pesta demokrasi bukan untuk memecah belah bangsa. Kita berikan contoh baik di Jabar sehingga betul-betul bisa menjadi contoh demokrasi yang berkualitas," kata Deddy.

Ia juga menyinggung soal kualitas pemilu demokrasi pada zaman sekarang atau biasa disebut 'zaman now'. Salah satunya, sebut Deddy, pemilu saat ini mendapatkan partisipasi publik yang tinggi.

"Kualitas pemilu demokrasi di zaman now seperti integritas yang tinggi dari lembaga penyelenggara. Lalu partisipasi publik yang tinggi, berdasarkan hukum yang berkepastian tinggi," sebut Wagub Jabar itu.


"Imparsial, maksudnya netral atau tidak memihak dan adil. Profesional dan independen, transparan, tepat waktu sesuai dengan rencana, tanpa kekerasan atau bebas dari ancaman dan kekerasan, lalu teratur dan peserta pemilu menerima wajar kalah atau menang," lanjut Deddy.

Dia mengatakan perlu ada contoh dari elite politik untuk meredam perpecahan kubu-kubu pendukung pasangan calon. Dengan begitu, disebut Deddy, masyarakat tidak akan mudah terpecah belah.


"Harus ada contoh dari elite politiknya terkait hal tersebut agar pilkada berjalan lancar," ucapnya.

Seperti diketahui, Deddy berpasangan dengan Ahmad Syaikhu dalam Pilgub Jabar 2018. Keduanya diusung oleh PKS-Demokrat-PAN atau yang menamakan diri sebagai 'Koalisi Zaman Now'. (lkw/elz)


Berita Terkait