"Saya minta izin dibolehkan untuk ikut, karena saya kan pembantu beliau. Jadi saya minta izin. Harus lebih baik," kata Airlangga di Hotel Borobudur, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Senin (27/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Itu sudah bagian dari keputusan pleno dan aspirasi daerah," kata dia.
Airlangga berterima kasih karena namanya disebut-sebut sebagai calon kuat. Airlangga optimistis bisa jadi Ketum Golkar.
"Ya kalau itu saya berterima kasih kepada teman-teman di Kadin yang mensuport moral untuk saya Insyaallah ikut dalam kontestasi dan menjadi ketum di Golkar," ujarnya.
Dia lalu berkomentar soal elektabilitas Golkar yang disebut menurun. Tetapi masih ada waktu untuk membenahinya sebelum Pemilu 2019.
"Tentu itu untuk introspeksi saja karena kita tahu penyebabnya apa dan mudah-mudahan kalau ini kita perbaiki bisa kembali pada posisi semula," ujar dia. (bag/tor)










































