Emil memutuskan bersedia dipinang sebagai cawagub oleh Khofifah Indar Parawansa, yang diusung Partai Golkar, Partai Demokrat, Hanura, dan NasDem. Keputusan Emil itu mengundang kemarahan PDIP karena dia merupakan kadernya dan memiliki KTA. Emil dituding telah mbalelo dan dipecat dari PDIP.
Ketika Emil 'berani' menanggalkan PDIP, sebaliknya, Wakil Bupati Trenggalek Mochammad Nur Arifin justru mengikuti rapat pemenangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Abdullah Azwar Anas, yang diusung PDIP-PKB.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dodi mengatakan rapat konsolidasi yang digelar di kantornya tersebut diikuti 200-an jajaran pengurus cabang ataupun anak cabang dari kedua parpol.
Wabup termuda se-Indonesia yang biasa disapa Cak Ipin itu juga menyita perhatian karena 'manuvernya' dengan memilih berakhir pekan di desa-desa. Kegiatan ini bersamaan ketika Emil Dardak 'sibuk' mengejar 'tiket' cawagub dengan bersafari ke sejumlah parpol di Jakarta.
Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. (Adhar Muttaqin/detikcom) |
Di saat ngantor ke rumah warga, Cak Ipin menggali keluhan warga secara langsung. Ia tidak membatasi warga yang akan curhat ataupun berfoto bersama.
Pertama, pada Minggu (19/11). Cak Ipin 'berkantor' di Desa Manggis, Kecamatan Panggul. Ia memilih menginap di rumah Poiran, warga RT 16 RW 5, Dusun Petung, Desa Manggis.
"Senang sekali, saya tidak menyangka Pak Wakil Bupati mau menginap di sini. Apalagi kondisinya cuma seperti ini," katanya.
Langkah tersebut bertujuan memenuhi janjinya pada masa kampanye, sekaligus untuk memantau langsung perkembangan pembangunan dan kondisi kehidupan warga di pedesaan.
"Ya ini untuk menjawab janji kita saat kampanye Pilkada 2015. Selain itu, saya kan Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan, jadi sekalian kan bagus," kata Cak Ipin saat dihubungi detikcom, Senin (27/11).
Wabup yang berasal dari keluarga pengusaha panci ini menepis anggapan yang muncul bahwa dirinya menyindir Bupati Emil yang bersama Cak Ipin maju diusung 7 parpol pada pilkada dua tahun lalu.
"Nggaklah," jawab Cak Ipin singkat soal isu dirinya pecah kongsi dengan Emil Dardak.
"Kita berbeda tapi baik-baik saja. Yang penting bersepakat mengutamakan masyarakat Trenggalek," kata Cak Ipin.
Namun, terkait keikutsertaan rapat konsolidasi pemenangan Gus Ipul-Anas, ia tak menyangkalnya. "Iya (ikut rapat pemenangan Gus Ipul-Anas)," jawabnya tegas.
Bagi Cak Ipin, keikutsertaan dirinya dalam rapat yang digelar PDIP itu bukan persoalan besar. "Biasa aja," kata dia.
Berdasarkan catatan detikcom, pada Minggu (26/11), Cak Ipin kembali 'ngantor' di desa. Kali ini, wabup asli Surabaya ini menginap di rumah Sumiyem, di Dusun Soko, Desa Prambon, Kecamamatan Tugu.
Ia menemukan beberapa persoalan mendasar yang menjadi kebutuhan warga. Di antaranya infrastruktur serta minimnya tempat MCK.
"Jadi di sini kami mendengar langsung apa yang dirasakan warga, salah satunya adalah jalan. Nah, tadi malam saat kami ke sini, jalannya cukup sulit, awalnya saya kira jalan desa ternyata jalan kabupaten," kata Cak Ipin.
Menurutnya, persoalan infrastruktur yang menjadi akses utama warga tersebut terkadang luput dari perhatian pemerintah kabupaten.
Sebab, berada di wilayah pelosok, sehingga tidak menjadi prioritas pembangunan.
"Setelah tahu seperti ini kami,akan berusaha agar ini menjadi prioritas pembangunan di kabupaten, karena menjadi salah satu akses utama warga dan juga jalan tembus menuju kecamatan lain," ujarnya.
Namun, dia menjelaskan, pemerintah saat ini tidak bisa melakukan pembangunan serentak untuk memperbaiki infrastruktur yang mengalami kerusakan. Dengan alasan keterbatasan anggaran.
Selain persoalan infrastruktur, Cak Ipin mengaku prihatin atas kondisi perkampungan yang disinggahi tersebut. Sebab, banyak di antara rumah warga yang tidak dilengkapi jamban.
Cak Ipin mengaku akan segera membangun MCK komunal di musala ataupun masjid sehingga bisa meminimalkan tindakan buang air sembarangan.
Dikatakan dia, fasilitas MCK tersebut dinilai cukup penting karena akan berdampak terhadap kesehatan warga.
"Saya nantinya tidak harus di akhir pekan ke desa. Minggu depan jadwalnya ke Kecamatan Watu Limo, bisa Rabu atau Kamis," sambung Cak Ipin kepada detikcom.
Halaman 2 dari 2












































Wakil Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin. (Adhar Muttaqin/detikcom)