Tower BTS di Cipayung Sudah Dievakuasi, Material Tiang Diangkut

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Senin, 27 Nov 2017 09:34 WIB
Foto: Base Transceiver Station (BTS) yang roboh dan menimpa rumah warga di Cipayung, Jakarta Timur (Seysha Desnikia/detikcom)
Jakarta - Base Transceiver Station (BTS) yang roboh dan menimpa rumah warga di Cipayung, Jakarta Timur telah dievakuasi. Material tiang sudah diangkut dari lokasi kejadian.

"Kalau material tiangnya sudah diangkat," ujar Ketua RW 02 Tarmiji, Setu, Cipayung, Jakarta Timur kepada detikcom, Senin (27/11/2017).

Saat ini pihak kecamatan tengah mengecek lokasi kejadian. "Ini banyak dari Kecamatan yang mengecek," katanya.

Warga yang rumahnya rusak akibat tertimpa tower diinapkan di hotel semalam. Warga kini telah kembali dan melihat rumahnya yang rusak.

"Jadi informasi yang barusan saya dapat katanya diinapkan di hotel di daerah Taman Mini. Sekarang warga sudah kembali ke rumahnya sini," ucapnya.

Tarmiji belum melihat ada pemilik tower yang datang di lokasi. Dia juga belum mengetahui kelanjutan ganti rugi pemilik ke warga.

"Saya kalau itu (proses ganti rugi) belum tahu. Kalau kemarin bikin perjanjiannya saya itu menyaksikan bersama Pak Lurah. Tapi kalau masalah ganti ruginya saya belum ada informasi," imbuhnya.

"Sementara ini (warga) masih ngumpul-ngumpul aja di sini, belum ada (dari pemilik tower), saya kebetulan baru nyampe di TKPnya," tuturnya.

Tiga rumah di Jalan Bandar Jati No 23, Setu, Cipayung, Jakarta Timur rusak parah akibat tertimpa tower Base Transceiver Station (BTS) pada Minggu (26/11). Pemilik tower telah telah bermusyawarah dengan warga terkait pembahasan kompensasi kerusakan. Hasil pertemuan tersebut, pihak pemilik tower BTS menyatakan siap menanggung dampak kerusakan atas robohnya tower BTS.

"Kerugian ditanggung oleh pihak tower dari biaya makan sampai ini (perbaikan rumah, red) selesai," ujar Ketua RW 02 Tarmiji, di lokasi kejadian, (26/11). (nvl/aan)