"Nggak mungkin (Desember). Munaslub juga ada tata cara dan AD/ART paling cepat pertengahan Januari," kata Nurdin Halid di Hotel Sari Pan Pacific, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Minggu (26/11/2017).
Nurdin juga berharap Setya Novanto bersedia mengundurkan diri dari jabatan Ketua Umum Golkar. Dia menyebut DPR dan Golkar, di mana Novanto menjadi pimpinannya, tak boleh tersandera.
"Tapi kita juga harus menjunjung tinggi asas praduga bersalah. Diharapkan kita Novanto menunjukkan kebesaran jiwanya dan bersedia mundur," ucap Nurdin.
"Kita harapkan supaya praperadilan yang cepat supaya keadilan juga didapat Novanto. Kita juga harap Novanto bisa keluar dari masalah ini," imbuh dia.
Dalam kasus ini, Nurdin menilai kondisi tersebut tak mempengaruhi pendaftaran Pilkada serentak 2018. Sebab, ada aturan PKPU nomor 3 tahun 2017 tentang Pencalonan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Walikota dan Wakil Walikota tahun 2018..
"Nggak berpengaruh karena aturan PKPU nomor 3 tahun 2017 penandatanganan pendaftaran dilakukan pimpinan partai. Plt cukup yang ditunjuk partai," ucap Nurdin. (fai/dhn)











































