Polri Akui AS dan Sekutunya Terima Ancaman dari Azahari Cs
Jumat, 03 Jun 2005 14:33 WIB
Jakarta - Buronan kakap Mabes Polri, Dr Azahari Cs, kembali berulah. Dari hasil analisis intelijen Polri, kelompok ini mengancam akan meledakkan kepentingan AS dan sekutunya di Jakarta."Karena itu wajar saja kalau pihak Kedubes AS mengeluarkan travel warning lagi," kata Kapolri Jenderal Pol Da'i Bachtiar usai salat Jumat di Masjid Al Ikhlas, Mabes Polri, Jl. Trunojoyo, Jakarta, Jumat (3/6/2005).AS dan sekutunya, lanjut Kapolri, memang selalu menjadi sasaran kelompok ekstrimis. Karenanya, untuk mengantisipasi langkah teroris ini, Mabes Polri kini terus mengupayakan peningkatkan kerjasama dalam melakukan penjagaan dan pengejaran terhadap para kelompok tersebut."Ada kemungkinan memang kelompok yang bergerak ini ada hubungannya dengan kelompok Azahari Cs," tegas Da'i.Pemerintah AS, Jumat ini mengeluarkan peringatan tentang rencana para ekstrimis untuk mengebom lobi hotel-hotel di Jakarta. Hotel yang akan menjadi target teror adalah yang kerap dikunjungi para warga Barat di Jakarta. Disebutkan, pengeboman itu akan terjadi sekitar siang hari pada tanggal yang tidak bisa dipastikan. Tidak ada keterangan mengenai hotel apa yang akan menjadi target tersebut."Tidak ada informasi tambahan mengenai waktu serangan atau pun metode serangan," demikian peringatan di situs Kedubes AS tersebut.Peringatan ini disampaikan menyusul dibukanya kembali kantor-kantor diplomatik AS di Indonesia setelah sempat ditutup karena alasan keamanan. Sebelumnya pada 26 Mei 2005 lalu, pemerintah AS juga telah mengeluarkan larangan bepergian ke Indonesia bagi warganya. Bersamaan dengan larangan ini, AS juga menutup Kantor Kedubesnya di Jakarta.
(umi/)











































