DetikNews
Jumat 24 November 2017, 19:46 WIB

PPP Tetap Ingin Ridwan Kamil Diduetkan dengan Uu Ruzhanul

Usman Hadi - detikNews
PPP Tetap Ingin Ridwan Kamil Diduetkan dengan Uu Ruzhanul Ridwan Kamil (Ari Saputra/detikcom)
Yogyakarta - Partai Persatuan Pembangunan tetap ingin Ridwan Kamil diduetkan dengan Uu Ruzhanul Ulum dalam Pilgub Jawa Barat. Uu dinilai bisa melengkapi Ridwan Kamil, yang akrab disapa Kang Emil.

"Kang Emil posisi terakhir (elektabilitas) sudah 48 persen, Kang Uu sudah 5 persen. Jadi keduanya sudah melebihi syarat 50 persen kalau mau dikatakan menang. Bagi saya, kemenangan itu insyaallah hanya tinggal (menunggu) waktu," ujar Ketum PPP M Romahurmuziy kepada wartawan di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Jumat (24/11/2017).

Ada tiga pertimbangan PPP mengusulkan UU sebagai pendamping Kang Emil. Pertama, Uu dinilai bisa menggambarkan keberagaman di Jawa Barat.



"Karena Kang Emil adalah intelektual milenial, maka perlu didampingi oleh santri milenial," paparnya.

Kedua, Kang Emil dinilai membutuhkan pasangan yang berpengalaman di bidang pemerintahan. Pengalaman itu, kata Romi, sudah dimiliki Uu karena sudah dua periode menjabat bupati.

"Dia (Uu) juga menerima beberapa penghargaan, termasuk penghargaan di bidang apresiasi terhadap pendidikan Islam," ujarnya.

Pertimbangan ketiga, yakni berdasarkan hasil survei, elektabilitas Uu dinilai yang terbaik dibanding calon wakil Gubernur Jabar lainnya. Karena itu, tokoh ini dianggap layak mendampingi Emil.



"Saya sudah menyampaikan hal ini kepada NasDem, PKB, dan kepada Golkar. Saya kira adalah sangat elegan karena masing-masing parpol (yang) mengusulkan Emil juga memiliki pandangan yang beragam," jelasnya.

"Secara jujur kami lakukan semacam konvensi yang diukur melalui elektabilitas dan kami harap survei elektabilitas ini dilakukan independen, dilakukan oleh Kang Emil sendiri dalam rangka (memilih) pendamping," ujarnya.

Kang Emil sebelumnya menyatakan menyerahkan calon wakilnya pada hasil survei yang akan dilakukan dalam waktu dekat. Kang Emil berharap partai pengusungnya memberi kebebasan terhadap siapa calon wakil yang akan mendampinginya.

"Saya berharap partai memberi saya kebebasan agar mendapat chemistry yang baik untuk lima tahun ke depan. Agar kita bisa bekerja secara baik dan tenang," ujarnya, Senin (13/11).

Emil mengatakan akan melakukan koordinasi dengan seluruh partai pengusung untuk membicarakan soal calon wakilnya tersebut. Jika semua partai pengusung ingin mengajukan calon wakil, menurut Emil, keputusan akan dipilih melalui survei.
(fdn/fdn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed