DetikNews
Jumat 24 November 2017, 17:14 WIB

Mobil Mewah yang Laku Dilelang KPK, Ada Lexus hingga Jeep Wrangler

Zunita Amalia Putri - detikNews
Mobil Mewah yang Laku Dilelang KPK, Ada Lexus hingga Jeep Wrangler Lexus LX570 yang laku dilelang KPK. (Tsarina Maharani/detikcom)
Jakarta - KPK melelang barang rampasan hasil tindak pidana korupsi dari putusan pengadilan yang telah inkrah. Salah satu yang terjual adalah mobil Lexus LX570.

"Tadi saya mencatat laku 37 item dengan nilai Rp 3.595.787.000, terdiri dari lukisan dari perkara Sanusi kemudian banyak perhiasan dari perkara Ahmad Fathanah dan perkara lain, kemudian barang-barang elektronik dari beberapa perkara, handphone dan laptop, dan ada kendaraan mewah juga yang laku hari ini," ucap Plt Koordinator Pengelolaan Barang Bukti dan Eksekusi (Labuksi) KPK, Irene Putri, kepada wartawan di gedung penunjang KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Jumat (24/11/2017).

Mobil Lexus LX570 berwarna hitam terjual Rp 1,29 miliar. Mobil itu jatuh ke tangan seorang pengusaha besi tua di Tangerang bernama Muhammad Zufri.

Mobil Mewah yang Laku Dilelang KPK, Ada Lexus hingga Jeep WranglerDua Jeep Wrangler yang juga laku terjual. (Tsarina Maharani/detikcom)

Selain itu, ada 2 Jeep Wrangler yang laku terjual. Jeep pertama buatan tahun 2013 laku seharga Rp 646,162 juta, sedangkan mobil satunya buatan 2008 juga laku terjual seharga Rp 302,100 juta.

Kemudian, mobil lain yang laku adalah Honda Jazz berwarna putih tahun 2012 yang terjual Rp 144 juta. Ada pula Toyota Camry yang laku Rp 228,648 juta, tapi Camry itu tidak memiliki STNK ataupun BPKB.

Tak hanya mobil, ada 2 motor juga yang laku terjual, yaitu motor trail bermerek KTM tahun 2016 yang laku terjual Rp 107 juta dan motor trail KTM tahun 2008 yang dilepas dengan harga Rp 66 juta.

Namun ada pula mobil lain yang tidak laku, yaitu Mercedes-Benz tipe GL400 AT (X166) dan Mazda CX 5. Rencananya, KPK akan melakukan lelang ulang untuk barang rampasan yang belum laku.

"Jadi ini kan kita sudah tahu ada yang sudah laku dan belum nanti untuk yang belum kami akan mengajukan kembali kepada KPKNL untuk diajukan lelang ulang," imbuh Irene.
(dhn/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed