DetikNews
Jumat 24 November 2017, 16:46 WIB

Pengacara Sebut dr Helmi Alami Gangguan Jiwa, Ini Kata Polisi

Mei Amelia R - detikNews
Pengacara Sebut dr Helmi Alami Gangguan Jiwa, Ini Kata Polisi dr Helmi ketika rekonstruksi (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Tim penasihat hukum dr Ryan Helmi menyebut kliennya itu mengalami gangguan jiwa. Helmi merupakan tersangka pembunuhan istrinya, dr Letty Sultri.

Polisi enggan menanggapi lebih lanjut. Menurut polisi, ahli yang berwenang menyampaikan tentang kesehatan mental seorang tersangka.

"Saya tidak akan mengomentari itu, karena yang berwenang mengatakan itu adalah ahli," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono kepada detikcom, Jumat (24/11/2017).

Argo menyampaikan dr Helmi berkomunikasi sangat lancar ketika berkomunikasi dengan penyidik. Jawaban dr Helmi juga masuk akal dengan pertanyaan penyidik.

"Polisi sudah melakukan penyelidikan secara profesional, tersangka menjawab dengan benar mulai dari awal perkenalan, kronologis sampai menembak itu dijawab dengan normal," jelas Argo.

Bahkan, pada saat pelaksanaan rekonstruksi, Helmi mengoreksi penyidik jika tidak sesuai dengan keterangannya. Helmi juga mengakui melakukan penembakan itu.

"Sampai melaksanakan rekonstruksi pun dia malah yang proaktif 'ini kurang begini pak', jadi dia yang meluruskan, dari adegan itu dia akui kebenarannya," sambung Argo.

Soal permintaan tim penasihat hukum untuk memeriksa kondisi kejiwaan dr Helmi, Argo menyebut hal itu kewenangan penyidik. "Nanti tergantung penyidik. Kalau penyidik dirasa membutuhkan, kita punya psikiater di RS Polri," tambahnya.

Sebelumnya, Eko Noviansyah Putra selaku salah satu tim penasihat hukum Helmi menyebut bahwa kliennya mengalami gangguan jiwa sejak lama. Salah satu psikiater yang pernah menangani Helmi, ia katakan, menyatakan bahwa Helmi mengalami gangguan jiwa psikotik borderline.
(mei/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed