DetikNews
Jumat 24 November 2017, 14:24 WIB

Ini Peristiwa Pemicu Keluarnya Nota Larangan Foto di Depan Kakbah

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Ini Peristiwa Pemicu Keluarnya Nota Larangan Foto di Depan Kakbah Foto: dok. Media Center Haji 2016
Jakarta - Pemerintah Arab Saudi menyurati negara penyelenggara haji untuk menegaskan larangan mengambil gambar di dua masjid suci. Berawal dari sebuah peristiwa di dekat Kakbah.

Surat diplomatik yang dikirim oleh Menteri Haji dan Umrah Saudi Mohammed Saleh bin Taher Benten mengungkap awal mula peristiwa itu. Jadi, dalam periode tertentu, petugas di Masjidil Haram mendapati peristiwa jemaah haji dan umrah berfoto sambil membawa bendera kebangsaan.

"Sebagian jemaah haji dan umrah dari berbagai kewarganegaraan menaikkan bendera negara mereka kemudian melakukan pengambilan gambar di dalam koridor Masjidil Haram," kata Mohammed Saleh dalam surat bertanggal 12 November 2017 itu, sebagaimana dikutip, Jumat (24/11/2017).



Petugas kemudian menegur mereka. Jemaah mengaku tidak mengetahui larangan mengambil gambar itu. Pemerintah Arab Saudi pun kemudian menganggap hal ini sebagai persoalan serius sehingga dirasa perlu mengirimkan nota diplomatik ke negara-negara penyelenggara haji dan umrah.



"Ketika ditegur dan dinasihati oleh pihak berwenang keamanan Masjidil Haram bahwa apa yang telah mereka lakukan itu melanggar peraturan dan instruksi, sebagian dari mereka berdalih bahwa hal tersebut untuk kenang-kenangan dan tidak tahu bahwa ada instruksi yang melarang pengambilan gambar tersebut," ujar Mohammed Saleh.

Selama ini memang banyak jemaah yang berfoto selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Tempat favorit jemaah adalah background Masjidil Haram, tak jarang yang meng-upload di media sosial. Sedangkan untuk Masjid Nabawi, biasanya jemaah berfoto di pelataran dengan background pintu-pintu megah dan payung raksasanya.
(fjp/fjp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed