Penutupan Kedubes AS, FPDIP Pertanyakan Kinerja Menlu

Penutupan Kedubes AS, FPDIP Pertanyakan Kinerja Menlu

- detikNews
Jumat, 03 Jun 2005 09:05 WIB
Jakarta - Penutupan Kedubes AS selama beberapa waktu lalu di saat Presiden SBY sedang berada di AS, telah mencoreng kredibilitas Indonesia di mata dunia. Menteri Luar Negeri Hassan Wirajuda dinilai gagal dalam mengantisipasi kejadian ini."Ini merupakan masalah serius bagi Indonesia di forum internasional, apalagi hasil kunjungan SBY juga tidak maksimal," kata Ketua FPDIP DPR Tjahjo Kumolo, dalam perbincangan dengan detikcom, per telepon, Jumat (3/6/2005) pagi.Tidak pernah ada kejadian saat Presiden Indonesia berkunjung ke AS, kedutaannya justru ditutup. FPDIP akan menanyakan kinerja Menlu, karena seharusnya masalah ini ditanggapi serius dan sudah dipersiapkan secara matang sebelum SBY ke AS."Sudah seharusnya juga, Departemen Luar Negeri (Deplu) mencermati perkembangan strategis politik AS di kawasan Asia Pasifik. Untuk itu, FPDIP akan mempertanyakan masalah ini saat komisi I menggelar raker dengan Menlu," ungkapnya.Seperti diketahui, Kedubes AS dan seluruh Konsulat Jenderalnya ditutup sejak tanggal 26 Mei hingga 31 Mei 2005 lalu. Pemerintah AS beralasan, telah mendapat ancaman teroris terhadap kantor-kantor pemerintahannya di Indonesia. (fab/)


Berita Terkait