DetikNews
Kamis 23 November 2017, 22:24 WIB

Bila Setya Novanto Menang Praperadilan Lagi, Apa Strategi KPK?

Faiq Hidayat - detikNews
Bila Setya Novanto Menang Praperadilan Lagi, Apa Strategi KPK? Setya Novanto (Grandyos Zafna/detikcom)
Jakarta - Otto Hasibuan menyebut, apabila Setya Novanto menang praperadilan melawan KPK, hal itu akan menjadi never ending story antara Setya Novanto dan KPK. Apa tanggapan KPK akan hal itu?

"Saya kira terlalu jauh ya bicara putusan praperadilan karena sidang sendiri belum mulai," kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah di kantornya, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Kamis (23/11/2017).

Novanto memang tengah mengajukan praperadilan lagi setelah ditetapkan KPK sebagai tersangka kasus e-KTP untuk kedua kalinya. Sidang praperadilan itu akan digelar pada 30 November 2017.

Namun KPK tetap akan berfokus menangani perkara pokok dengan melakukan pemeriksaan saksi. Selain itu, KPK tetap mempelajari gugatan praperadilan yang diajukan Novanto.

"KPK saat ini fokus pemeriksaan dan melakukan dua hal. (Pertama) menangani kasus e-KTP dengan memeriksa saksi, kedua, mempelajari dokumen praperadilan tersebut," ucap Febri.

Apabila nantinya kalah lagi dalam praperadilan? KPK enggan berandai-andai.

"Jadi terlalu jauh melihat ke depan dan tidak tepat serta tidak bisa berandai-andai yang akan terjadi praperadilan," kata Febri.

Sebelumnya, Otto menyoroti kemungkinan bila Novanto menang praperadilan. Menurutnya, penetapan tersangka kembali akan dilakukan dan itu akan terjadi terus-menerus.

"Apakah boleh KPK itu seumpama sudah kalah di praperadilan lalu dibuka lagi sampai 10 kali? Kasihan dong pencari keadilan," ucap Otto.
(fai/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed