DetikNews
Kamis 23 November 2017, 18:48 WIB

Berusaha Bekuk Perampokan, Anggota Brimob Kehilangan Pistol HS-9

Raja Adil Siregar - detikNews
Berusaha Bekuk Perampokan, Anggota Brimob Kehilangan Pistol HS-9 Ilustrasi (edi/detikcom)
Pekanbaru - AKP Ojang, Danki 1 Batalion B Satbrimob Polda Sumatera Selatan, menjadi korban perampokan. Korban kehilangan pistol dan mengalami luka bacok.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara membenarkan bahwa anggotanya menjadi korban perampokan di PT Sriwijaya Distribusindo Raya, Kota Lubuklinggau. Korban kehilangan senjata terbaru milik kepolisian jenis HS-9.

"Peristiwa Lubuklinggau itu kan perampokan atau istilahnya kasus 365 tentang pencurian dengan kekerasan. Salah satu korban merupakan anggota Brimob yang sedang melaksanakan salat malam (tahajud)," terang Zulkarnain saat ditemui wartawan di Mapolda Sumsel, Jalan Jenderal Sudirman, Palembang, Kamis (23/11/2017).

Menurut Zulkarnain, setelah selesai salat, korban mendengar ada keributan. Korban pun mendatangi sumber keributan dan melihat pelaku yang berjumlah lima orang menyekap tenaga sekuriti perusahaan. Korban berusaha menyelamatkan diri, tapi terperosok dan diketahui oleh pelaku.

"Pelakunya kan banyak, korban mundur-mundur dan terperosok di selokan (parit). Para pelaku yang tahu langsung kejar, dan dipukuli juga dia, padahal dia membawa pistol dan pistolnya direbut," sambung mantan Kapolda Riau ini.

Setelah merampas pistol korban, pelaku mencari brankas tempat penyimpanan uang di perusahaan tersebut. Saat brankas akan dibuka paksa, alarm menyala dan seluruh pelaku yang datang tanpa menggunakan kendaraan langsung melarikan diri.

Saat ini, tim gabungan dari Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumsel dan anggota Brimob Kota Lubuklinggau telah dibentuk untuk memburu pelaku. Kasus ini menjadi atensi khusus Kapolda karena pistol yang dirampas adalah senjata terbaru milik kepolisian.

"Sekarang sudah dibentuk tim khusus dibantu oleh anggota Brimob Lubuklinggau. Tim akan melakukan pengejaran dan kasus ini menjadi atensi khusus kami. Korban saat beraksi tindak menggunakan kendaraan, langsung lari ke hutan," sambungnya lagi.

Dalam aksinya, seluruh pelaku diketahui menggunakan sebo atau penutup wajah. Pelaku juga menggunakan pistol rakitan dan parang. Namun, ada rekaman CCTV yang sudah dilihat penyidik.

"Korban saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Sobirin, Lubuklinggau, dan kondisi sudah membaik usai dibekap. Secepatnya akan kita ungkap, apakah pelaku ini pemain lama yang belum tertangkap atau pemain baru juga kita belum tahu," tutupnya.

Sebagaimana diketahui, peristiwa perampokan terjadi pada Rabu (22/11) sekitar pukul 02.30 WIB. Selain AKP Ojang, korban lain adalah Abdullah (22), Sulaiman (23), dan Arifin (48), yang merupakan tenaga sekuriti perusahaan.
(asp/asp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed