Dari informasi yang dihimpun detikcom, perampokan terjadi pada Rabu (22/11), sekitar pukul 02.30 WIB. Awalnya, AKP Ojang sedang melaksanakan tahajud di mushola belakang pos security dan mendengar suara keributan. Tanpa pikir panjang dirinya langsung menuju sumber keributan dan melihat 5 orang perampok sudah melakukan penyekapan terhadap security perusahaan.
Karena jumlah pelaku lebih banyak, AKP Ojang berusaha menyelamatkan diri. Sayang, langkahnya itu diketahui oleh para pelaku dan langsung dikejar. Setelah terjatuh, AKP Ojang menjadi bulan-bulanan dan untuk menarik senjata pun tak sempat lagi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat akan membuka brankas secara paksa, sirine di perusahaan berbunyi dan pelaku langsung melarikan diri. Anggota Polsek Utara yang sedang melakukan patroli langsung mendatangi lokasi dan menyelamatkan para korban.
Sampai berita ini diturunkan, tak ada satu pun pejabat Polda Sumsel yang dapat memberikan keterangan. Kasat Reskrim Polres Lubuklinggau, AKP Ali Rojikin mengaku tak memiliki kewenangan untuk manjawab atas insiden ini.
"Langsung ke Kapolres saja bang ya. Saya sedang packing karena mau berangkat umroh," kata Ali melalui pesan singkat WhatsApp, Kamis (23/11/2017).
Saat dihubungi detikcom melalui sambungan telepon berulang kali, Kapolres Lubuklinggau AKBP Hajat Mabrur Bujangga tak menjawab. Begitu juga dengan Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Selamet Widodo.
Sedangkan Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain Adinegara tak membalas pesan WhatsApp yang dikirim detikcom sejak sore kemarin, tetapi pesan tersebut telah dibaca. (asp/asp)










































