Serbuk Putih Tak Berbahaya
KBRI Canberra Dibuka Kembali
Jumat, 03 Jun 2005 06:31 WIB
Jakarta - Serbuk putih yang dikirim dalam amplop ke Kedubes RI di Canberra, Australia dipastikan bukan bakteri yang membahayakan. Jika hasil analisa kepolisian Australia itu benar, KBRI bisa dibuka kembali untuk umum mulai hari ini."Kita masih menunggu hasil pemeriksaan, apakah serbuk tersebut mengandung unsur toxic atau tidak," kata Kepala Polisi Canberra John Davies, seperti dilansir dari ABC News Online, Jumat (3/6/2005) pagi.Sejak mendapat teror serbuk yang sebelumnya diduga bakteri anthrax itu Rabu (1/6/2005) lalu, KBRI Canberra ditutup untuk penyelidikan. Namun berdasarkan hasil pemeriksaan sementara diketahui, bakteri tersebut bukan bakteri anthraxSementara itu, pihak oposisi Australia memperingatkan, ancaman terhadap KBRI itu bisa membahayakan posisi perwakilan pemerintah negeri Kanguru itu di luar negeri. Pemerintah Australia diharapkan tidak membesar-besarkan masalah ini."Jika terlalu dieskpos, bisa jadi justru Kedubes-kedubes Australia di luar negeri yang mendapat ancaman," kata juru bicara badan pertahanan oposisi Asutralia Robert McClelland.
(fab/)











































