"DPP PDIP memang belum menentukan siapa yang akan dipilih dalam Pilgub Riau. Namun satu sisi kader kami (Suyatno) sudah berpasangan dengan Andi Rachman. Ini menandakan bahwa kader kami baik dan mumpuni sehingga dipilih Golkar," kata Ketua DPD PDI Perjuangan Riau Kordias Pasaribu kepada detikcom, Kamis (23/11/2017).
Kordias menjelaskan Suyatno, yang kini menjabat Bupati Rokan Hilir (Rohil), memang tidak ikut dalam pendaftaran calon Pilgub Riau di DPD PDIP.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Kordias, terpilihnya Suyatno mendampingi Gubernur Riau Andi Rachman, yang akan maju kedua kalinya, menjadi pertanda kader PDIP di Riau masih menjadi idola.
"Ini kan jelas menunjukkan bahwa kader kita di Riau ini masih menjadi andalan dan masih dilirik partai lain," kata Kordias.
Menurut Kordias, DPP PDIP baru akan mengumumkan pilihannya untuk pilgub pada acara rakorbid di Bandung pada 15-16 Desember 2017.
"Di acara tersebut nanti baru akan diumumkan siapa yang akan diusung PDIP untuk di Riau, termasuk sejumlah provinsi lainnya," tutur Kordias.
Sebagaimana diketahui, DPP Golkar telah menentukan pilihan Andi Rachman berpasangan dengan Suyatno. Surat dukungan itu diteken Setya Novanto dan Idrus Marham. Dalam surat itu, semua pengurus Golkar Riau diminta memenangkan pasangan Andi Rachman-Suyatno, yang diteken pada 13 November 2017. (cha/asp)











































