DetikNews
Kamis 23 November 2017, 07:53 WIB

Warga Apartemen Cempaka Mas Ricuh karena Listrik Dimatikan Pengelola

Cici Marlina Rahayu - detikNews
Warga Apartemen Cempaka Mas Ricuh karena Listrik Dimatikan Pengelola Foto: Kericuhan di Apartemen Cempaka Mas, Jakarta Pusat. (Istimewa)
Jakarta - Warga apartemen Cempaka Mas, Kemayoran, Jakarta Pusat, sempat ricuh akibat listrik dimatikan oleh pihak pengelola. Seorang teknisi pun dilaporkan dan dipukuli oleh warga karena mematikan listrik.

"Jadi teknisi matiin listrik, terus warganya ada yang nggak terima tuh. Iya dipukul, warga ada yang nggak terima," kata Panit Reskrim Polsek Kemayoran, Iptu Heri saat dihubungi detikcom, Kamis (23/11/2017).

Kata Heri, tidak ada adu jotos dalam peristiwa itu. Namun warga dan pihak pengelola sempat adu argumen hingga melakukan mediasi.

"Malam nggak ada (adu jotos) cuma ngotot-ngototan saja, kalau yang dipukul itu teknisi siang, lalu dilaporkan ke Polisi Metro Jakarta Pusat. Malam bukan bentrok, biasa yang dimatiin sama pengelola, biasa adu argumen lah mediasi," jelas Heri.

Menurut Heri, pihak pengelola mulai mematikan lampu pada Rabu (22/11) sekitar pukul 17.00 WIB. Lalu warga tidak terima dan adu argumen dengan pengelola.

"Malam mulai jam sore pukul 17.00 WIB (listrik dimatikan), hanya adu argumen, terus reda pukul 01.00 WIB ya. Sejak dimatiin mulai, terus ada mediasi malam sama pengelola. Jadi sampai sekarang yang nggak bayar sama pengelola dimatiin," ujarnya.

Pemadaman listrik ini, kata Heri, tidak seluruhnya. Hanya 59 warga yang panel listriknya dimatikan.

"Nggak keseluruhan dimatiin, karena mereka bayar bukan ke pengelola, ke pihak lain pokoknya, grup warga gitu. Kemarin lebih kurang antara 59 warga (yang dimatiin)," tuturnya.
(cim/idh)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed