"Beliau kan belum maju, saya juga belum mendengar sendiri dari yang bersangkutan, jadi ya saya tidak ada masalah dan akan tetap bekerja sesuai dengan tugas dan kapasitas saya," kata Arifin saat dihubungi detikcom, Kamis (22/11/2017).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya tidak punya kapasitas politik dalam hal ini, yang jelas kalau beliau maju dan segala macam, apa langkahnya kita hormati dan saya akan mengikuti arahan beliau, karena Pak Emil masih Bupati saya. Ketika ada PR atau beban ya diselesaikan," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Ipin ini menegaskan, tugasnya sebagai Wakil Bupati saat ini merupakan amanat dari rakyat untuk bersama-sama pasangannya (Bupati) menjalankan roda pemerintahan selama lima tahun. Ia mengaku akan berusaha semaksimal mungkin untuk menjalankan tugas sesuai dengan visi dan misi yang telah disusun.
Bupati Emil Dardak berencana maju di Pilgub Jatim 2018. Dia akan mendampingi Khofifah Indar Parawansa sebagai Cagub Jatim 2018. Keduanya mendapat restu dari Demokrat dan Golkar. (rvk/rvk)











































