Terkait Pilkada dan Bom Poso, Jawa Timur Siaga I
Jumat, 03 Jun 2005 00:40 WIB
Jakarta - Status Jawa Timur (Jatim) ditingkatkan ke tahap siaga I. Hal ini terkait akan dilaksanakannya pilkada di tiga kabupaten/kota di provinsi berpenduduk 35 juta jiwa lebih tersebut pada bulan Juni ini.Tiga kabupaten/kota itu adalah Kota Surabaya, Kabupaten Jember dan Kabupaten Banyuwangi. Tiga kota tersebut dinilai rawan konflik."Penetapan status siaga I juga akibat terjadinya peledakan bom di Tentena, Poso, Sulawesi Tengah," kata Gubernur Jatim Imam Utomo usai menggelar pertemuan dengan anggota Muspida Jatim di Gedung Negara Grahadi di Jalan Gubernur Suryo, Surabaya, Kamis (2/6/2005). Meski kondisi kamtibmas Jatim berada tahap situasi siaga satu, dia meminta masyarakat menjalankan aktivitasnya seperti biasa. "Yang penting tetap waspada," ujar Utomo. Dalam rapat Muspida, ada empat agenda yang dibicarakan. Yaitu mengenai situasi dan kondisi Jatim secara umum, kejadian bom di Tentena Poso dan antisipasinya, pilkada di beberapa kabupaten/kota, serta prospektif Jatim ke depan. Pilkada di 3 kabupaten/kota di Jatim ini perlu perhatian serius. Sebab, pilkada di daerah tersebut mengandung kerawanan politik, sosial dan keamanan cukup tinggi.Kapolda Jatim Irjen Edy Sunarno sebelumnya menegaskan, aparat keamanan telah menyiapkan pengamanan pelaksanaan pilkada. Nantinya mereka akan mengerahkan dua pertiga kekuatannya, dan masih akan didukung seperlima kekuatan TNI.Kekuatan ini tak jauh berbeda ketika polisi mengamankan pelaksanaan pemilihan umum legislatif dan presiden pada April 2004.
(atq/)











































