Pasca Peledakan Bom Poso, Pemprov DKI Tingkatkan Keamanan

Pasca Peledakan Bom Poso, Pemprov DKI Tingkatkan Keamanan

- detikNews
Kamis, 02 Jun 2005 18:57 WIB
Jakarta - Peledakan bom di Pasar Tentena, Poso, Sulawesi Tengah berimbas ke Jakarta. Sebelumnya, aparat kepolisian mendeteksi adanya ancaman teror yang ditujukan pada lokasi tertentu di Jakarta. Menyikapi hal ini, Pemprov DKI dan aparat keamanan meningkatkan keamanan fasilitas-fasilitas umum di Jakarta."Ancaman itu bisa terjadi kepada dan dimana saja. Fasilitas seperti pasar, terminal, stasiun, dan mall akan kita fokuskan. Pemda DKI tidak bisa lengah sedikit pun," kata Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso kepada wartawan di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (2/5/2005).Peningkatan pengamanan, lanjut Sutiyoso, dilakukan setelah dirinya mendapat laporan via telepon dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Firman Gani. Kapolda melaporkan mengenai adanya ancaman bom di sejumlah fasilitas umum di Jakarta pasca peledakan bom di Poso. Untuk membantu aparat keamanan, maka peran serta masyarakat sangat dibutuhkan. Apabila peran masyarakat memang ada, maka tidak perlu dilakukan pengintaian terhadap buronon yang selama ini paling dicari, yakni Dr. Azahari dan Nurdin M.Top. Sutiyoso meminta peran Rukun Tetangga (RT) dan Rukun Warga (RW) untuk melakukan keamanan. "Tidak perlu melakukan pengintaian, cukup dilihat identitasnya saja. Apalagi gambar-gambar buronan sudah tersebar dimana-mana. Bila masih kecolongan, berarti RT dan RW tidak bekerja," ujarnya. (atq/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini