"Kita mau kerjasama untuk beberapa hal," ujar Ketua KPU Arief Budiman, di kantor KPU, Jl Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2017).
Alcino datang didampingi oleh wakil presiden KPU Duarte Tilman Soares, dan beberapa orang lainya. Alcino mengatakan kedatangannya untuk menjalin kerja sama untuk meningkatkan kemampuan IT di KPU Timor Leste.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alcino mengatakan KPU Timor Leste kerap mendatangi kantor KPU di berbagai negara untuk melihat sistem IT. Menurutnya saat ini KPU Indonesia sudah maju dalam penyelenggaraan pemilu.
"Kami liat KPU Indonesia kan sudah maju sekali ya, bukan hanya di Indonesia saja tapi kita sering ke Korea, Australia, Portugal, Philipina, Thailand kami liat-liat mana yang terbaik untuk kami seleksikan, aplikasi itu (IT)," kata Alcino.
Ia mengatakan kerja sama IT ini untuk mensinkronisasikan data-data pemilih di Pemilu. Selain itu hal ini untuk memperbaiki sistem administrasi dari keuangan hingga logistik agar lebih terarah.
"Kita mau sinkronisasikan semua data-data, sekarang kita lihat sendiri apa yang sudah di perbuat KPU Indonesia sendiri negara besar, jumlah penduduknya besar, pemilihnya juga banyak, Timor Leste tidak begitu banyak negaranya kecil kita mau membenahi Timur Leste sana," ujar Alcino.
"Data pemilu itu kita maunya kalo IT jadi untuk kebutuhan administrasi, dari keuangan, logistik dari data itu sendiri kita bisa spesifikasi jadi supaya lebih terarah, suatu saat kalo negara butuh atau publik butuh kita sudah ada," pungkasnya. (rvk/rvk)











































