DetikNews
Rabu 22 November 2017, 12:09 WIB

Sandiaga: PMD Dicabut, Sarana Jaya Bisa Munculkan Inovasi DP Rp 0

Marlinda Oktavia Erwanti - detikNews
Sandiaga: PMD Dicabut, Sarana Jaya Bisa Munculkan Inovasi DP Rp 0 Wagub DKI Sandiaga Uno (Mochamad Zhacky Kusumo/detikcom)
Jakarta - Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, tidak memberikan anggaran penyertaan modal daerah (PMD) pada lima badan usaha milik daerah (BUMD), salah satunya PD Pembangunan Sarana Jaya. Setelah tak mendapatkan PMD, Sandi menyebut Sarana Jaya menjadi lebih inovatif.

"Luar biasa begitu kita cabut PMD-nya, mereka tiba-tiba sangat inovatif," kata Sandi di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir, Jakarta Pusat, Rabu (22/11/2017).

Salah satu inovasi yang dimunculkan oleh Sarana Jaya terkait Rumah DP Rp 0.

"Mereka langsung bisa muncul inovasi rumah DP Rp 0 rupiah dan itu salah satu yang kita fokuskan," ujarnya.

Selain itu, lanjut Sandi, Sarana Jaya pada hari ini akan menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman untuk pengembangan properti di Lebak Bulus.

"Nah ini yang kita ingin BUMD bekerja dengan pemikiran seperti itu," tuturnya.



PD Pembangunan Sarana Jaya sendiri menargetkan pembangunan hunian DP Rp 0 di Pondok Kelapa dimulai pada awal 2018. Hunian tersebut akan dibangun dengan sistem vertikal.

"Kita masih bisa mengandalkan anggaran kita sendiri, tanpa PMD. Karena kan selama ini kita BUMD kan di-support oleh Pemprov DKI Jakarta supaya lebihh besar. Sekarang sudah mampulah untuk tahap saat ini," kata Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11).
(imk/imk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed