DetikNews
Rabu 22 November 2017, 10:34 WIB

Nostalgia di RM Rindu Alam Puncak yang Kerap Didatangi Presiden

Farhan - detikNews
Nostalgia di RM Rindu Alam Puncak yang Kerap Didatangi Presiden RM Rindu Alam/Foto: farhan
Bogor - Rumah Makan Rindu Alam, di Puncak, Jawa Barat, akan dikosongkan berdasarkan putusan Pengadilan Negeri (PN) Bandung. Restoran yang berdiri sejak tahun 1979 ini merupakan favorit wisatawan, tak hanya warga, Presiden RI pun kerap menyambangi tempat ini.

Tempat yang mendekati perbatasan Bogor dan Cianjur ini juga kerap didatangi pejabat dan artis. Juanda, captain waitres RM Rindu Alam menyebut, tiga mantan Presiden RI juga beberapakali mampir dan makan di rumah makan dengan pemandangan hamparan pohon teh tersebut.

"Kalau pejabat banyak yang pernah ke sini. Kayak Pak Habibie, dulu waktu jadi Menristek, terus Bu Megawati. Pak SBY juga sudah 3 kali kesini, itu pas beliau sudah jadi Presiden," kata Juanda.



Rumah makan tertua di kawasan Puncak ini juga tak hanya menjadi magnet wisatawan lokal. Wisatawan mancanegara juga kerap datang dan bersantai di rindu alam.

"Jadi kalau saya klasifikasi, itu ada bulan-bulan tertentu. Misalnya, Bulan Arpil-Juni itu yang sering datang ke sini itu wisatawan Arab, istilahnya Timur Tengah. Terus nanti itu bulan Juli-September itu wisatawan dari Eropa. Nah Bulan November sampai Januari-Februari itu nanti wisatawan Asia, misalnya Thailand, Malaysia, Tiongkok, Brunei. Itu rutin itu," kata Juanda.

Juanda menyebut, tidak sedikit warga yang datang untuk sekedar bernostalgia. Bentuk bangunan yang tidak pernah berubah ini, kata Juanda, memiliki kesan tersendiri bagi para pengunjung yang datang untuk mengenang masa mudanya.

Nostalgia di RM Rindu Alam Puncak yang Kerap Didatangi PresidenMenu Rindu Alam/Foto: Fitraya Ramadhanny

Nostalgia di RM Rindu Alam Puncak yang Kerap Didatangi PresidenFoto: RM Rindu Alam (Farhan-detikcom)


"Dulu ada yang datang ke sini, sering sih beberapa kali. Dulu dia katanya sering ke sini pas masih pacaran, terus datang lagi pas sudah jadi suami istri, sudah punya anak. Mereka bilang, kok tempatnya masih begini, nggak berubah dari dulu," cerita Juanda.

Namun, usia rumah makan yang melegenda ini nampaknya akan segera menjadi kenangan. Pemprov Jabar kembali mengambil alih lahan yang kini ditempati rumah makan Rindu Alam. Bangunan yang berdiri sejak 1979 itu akan dirobohkan karena area tersebut akan dikembalikan fungsinya menjadi lahan terbuka hijau.

"Ya berdasarkan putusan PN Bandung, tanggal 30 November 2017 nanti sudah harus dikosongkan. Jadi pertanggal 30 November aset itu dikembalikan ke Pemprov Jabar," kata Agus Ridhaullah, Kabid Pembinaan dan Pemeriksaan pada Satpol PP Kabupaten Bogor saat berbincang dengan detikcom, Selasa (21/11/2017).

Agus menyebut, kawasan yang kini menjadi lokasi rumah makan Rindu Alam merupakan lahan milik Pemprov Jabar yang akan dikembalikan fungsinya menjadi ruang terbuka hijau (RTH).

"Lahan itu akan dikembalikan fungsinya menjadi RTH, artinya di situ tidak boleh ada bangunan," katanya.
(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed