Air di dua sungai ini meluap akibat hujan deras yang berlangsung lebih dari dua jam di wilayah Kecamatan Tosari, Tutur, Purwodadi, Purwosari, Sukorejo, Pandaan, dan Prigen.
Banjir karena Sungai Kedunglarangan dan Sungai Welang meluap. (Muhajir Arifin/detikcom) |
Sebanyak 12 desa yang dilanda banjir tersebar di enam kecamatan di wilayah kabupaten dan wilayah kota madya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, di Kota Madya Pasuruan, banjir terjadi di Kelurahan Karangketug, Kecamatan Gadingrejo.
Sebanyak 12 desa yang terdampak berada di 6 kecamatan berbeda. (Muhajir Arifin/detikcom) |
"Ketinggian banjir 30-60 sentimeter. Banjir menggenangi jalan-jalan desa," kata Kepala BPBD Kabupaten Pasuruan Bakti Jati Permana, Selasa (21/11/2017) malam.
Bakti mengatakan pihaknya saat ini tengah mendata berapa total rumah dan warga yang terdampak banjir.
Ketinggian banjir 30-60 sentimeter. (Muhajir Arifin/detikcom) |
"Kami masih mendata warga yang terdampak banjir," jelasnya.
Meski banjir relatif tinggi di sejumlah lokasi, hingga pukul 23.50 WIB belum ada upaya pengungsian.
Puluhan anggota BPBD, Satpol PP, Dinas Pengairan, Musyawarah Pimpinan Kecamatan (Muspika), dan relawan terus memantau dan bersiaga di sejumlah lokasi. (bdh/jbr)












































Banjir karena Sungai Kedunglarangan dan Sungai Welang meluap. (Muhajir Arifin/detikcom)
Sebanyak 12 desa yang terdampak berada di 6 kecamatan berbeda. (Muhajir Arifin/detikcom)
Ketinggian banjir 30-60 sentimeter. (Muhajir Arifin/detikcom)