"Nanti kita laporkan ke KPK. Tadi saya ngomong kan bahwa semua pemberian dari pemprov itu semua di bawah Rp 1 juta. Kalau (patung) burung itu coba kita konsultasikan," kata Sandiaga kepada detikcom di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).
Sandiaga sendiri berharap patung burung tersebut bisa dipajang di Balai Kota. Namun, jika lembaga antirasuah mengkategorikan pemberian patung tersebut merupakan gratifikasi, Sandiaga mengaku akan menyerahkan ke negara.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemberian patung burung merupakan salah satu momen saat acara Diplomatic Corps 2017 di Balai Kota. Menurut Sandiaga, patung burung itu merupakan simbol kejayaan.
"Zimbabwe itu adalah tempat di mana banyak batu-batuan yang bisa dipahat menjadi karya seni yang tinggi. Seekor burung yang sedang melipat sayapnya, dan harapan dari ambassador Mageza adalah bagaimana Jakarta menjadi burung tersebut dan akan terbang tinggi dengan semua pembangunannya, infrastuktur dan ekonominya," papar dia. (zak/ams)










































