Deplu: KBRI Tutup Sampai Jumat

Teror di KBRI Australia

Deplu: KBRI Tutup Sampai Jumat

- detikNews
Kamis, 02 Jun 2005 15:21 WIB
Jakarta - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Canberra, Australia, akan tutup sampai Jumat (3/6/2005) besok menyusul teror serbuk yang sempat diduga anthrax. Sementara kegiatan KBRI dipindahkan ke Wisma Indonesia, kediaman Duta Besar (Dubes) RI Imron Cotan. "KBRI tutup dua hari sampai besok tapi masih menunggu perkembangan dari penyelidikan polisi Australia," kata Juru Bicara Deplu Marty Natalegawa.Marty menyampaikan hal itu kepada wartawan usai menjadi pembicara seminar di Hotel Kartika Candra, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (2/6/2005). Kepolisian Australia hingga kini masih menyelidiki serbuk putih dan surat berbahasa Indonesia yang diterima KBRI. Deplu masih menunggu hasi pemeriksaan laboratorium untuk mengetahui substansi serbuk tersebut."Serbuk itu harus dikulturkan dulu untuk mengetahui jenisnya. Hingga kini belum ada konfirmasi," ucap Marty. Saat serbuk dikirim diduga ada 46 orang berada di KBRI. Mereka yakni 41 staf KBRI, 3 warga Australia yang menjadi pekerja bangunan dan 2 polisi Australia. Menurut Marty, staf KBRI yang sempat diisolasi sudah kembali ke rumah masing-masing. Kini KBRI hanya dijaga 2 staf yang bertugas mengawasi keadaan. Mereka berada di Balai Kartini, gedung di KBRI yang tidak terkontaminasi serbuk."Kegiatan KBRI dipindahkan ke Wisma Indonesia, kediaman Duta Besar. Hal ini untuk menunjukkan bahwa Indonesia tidak bisa diintimidasi," tandas Marty. (iy/)


Berita Terkait