DetikNews
Selasa 21 November 2017, 14:16 WIB

Farhat Sebut KPK Cari Tahu Komunikasi Elza dengan Istri Novanto

Nur Indah Fatmawati - detikNews
Farhat Sebut KPK Cari Tahu Komunikasi Elza dengan Istri Novanto Istri Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Farhat Abbas mengaku ditanyai penyidik KPK terkait bukti komunikasi antara Elza Syarief dengan salah satu keluarga tersangka kasus korupsi e-KTP. Siapa tersangka itu? Farhat enggan membeberkan.

"Ada kaitan dengan percakapan yang dulu dibuat oleh salah seorang saksi keluarga daripada tersangka yang mana dalam bentu Whatsapp, yang jadi bukti di situ. KPK ingin mengejar apa keterangannya," ucap Farhat usai menjalani pemeriksaan di KPK, Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan, Selasa (21/11/2017).

Menurut Farhat, saat itu Elza takut melaporkan hal itu serta khawatir barang bukti percakapannya hilang. Untuk itulah, kata Farhat, Elza memintanya menyimpan dokumentasi percakapan itu.


"Waktu itu memang Ibu Elza kan takut dilaporkan, jadi target dari korban untuk hilangkan barang bukti, sehingga diperlukanlah Farhat Abbas untuk menyimpan dokumentasi chatting WA itu. Kemudian jaksa minta diperjelas kembali, saya sudah jelaskan dan nanti di pengadilan akan dibuka kembali," sebut Farhat.

Sayangnya, Farhat tidak menyebutkan detail apa isi percakapan antara Elza dengan pihak keluarga salah satu tersangka korupsi e-KTP itu.

Merujuk pada pernyataan Farhat itu patut diduga bila percakapan Elza itu dilakukan dengan Deisti Astriani Tagor. Farhat sendiri yang pernah menyampaikan itu ketika menjadi saksi dalam sidang pada Senin (4/9).

Saat itu, Farhat menyebut Elza pernah menemui Deisti. Menurut Farhat, pertemuan itu membahas suatu hal.

"Waktu itu ingin ketemu dengan Ibu Elza, istrinya Pak Ketua Umum Golkar. Ada sesuatu untuk bicarakan. Tapi mungkin berubah lagi seolah-olah ada urusan lain," ujar Farhat saat itu.


Farhat mengetahui pertemuan tersebut karena penyidik memberikan bukti percakapan WhatsApp antara Elza dan istri Novanto.

"Buktinya saya dikasih tahu rekaman itu juga barang bukti. Tapi mungkin di BAP (berita acara pemeriksaan) mereka klarifikasi bertemu untuk tujuan lain," kata Farhat.

Terkait hal itu, Elza pernah memberi tanggapan. Dia membenarkan pertemuan dengan Deisti pada bulan April. Namun, Elza membantah bila dikatakan membahas kasus proyek e-KTP.

Elza menyatakan ia bersama Deisti merupakan pengurus yayasan KUGAPAI. Elza menjabat bidang hukum dan Deisti menjabat Ketua Umum Yayasan KUGAPAI.

"Terakhir pertemuan dengan Ibu Deisti beserta pengurus yang lain membicarakan soal RUU penghapusan kekerasan seksual agar dapat disahkan oleh DPR RI," kata Elza di KPK, Selasa (5/9).
(nif/dhn)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed