DetikNews
Selasa 21 November 2017, 12:42 WIB

Razia Narkoba di Johar Baru, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Sabu

Samsudhuha Wildansyah - detikNews
Razia Narkoba di Johar Baru, Polisi Temukan Senjata Tajam dan Sabu Foto: Razia narkoba di Johar Baru (Sams-detikcom)
Jakarta - Polisi selesai melakukan operasi narkoba di Johar Baru. Dalam operasi ini ada 7 orang yang diamankan oleh polisi dan dibawa ke Polres untuk dimintai keterangan.

Sekitar 2 jam melakukan penyisiran di Rumah Susun Tanah Tinggi, Johar Baru Jakarta Pusat, Polisi menahan 7 orang. 4 orang ditahan karena terbukti positif menggunakan narkoba melalui tes urine dan 2 orang lainnya terbukti menyimpan narkoba dan senjata tajam.

"Operasi kampung narkoba yang kita laksanakan di Johar Baru terutama di Rumah Susun Tanah Tinggi dan di daerah Galur, dari hasil ini kita periksa ada 7 orang. 4 positif yang 2 kedapatan barang bukti narkoba berupa sabu-sabu dan alat hisap beserta yang lainnya. Ada yang kedapatan membawa senjata tajam juga ada," kata Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat AKBP Henri Sitepu, di Rusun Tanah Ringgi, Johar Baru, Jakarta Pusat, Selasa (21/11/2017).



Henri mengatakan lokasi penemuan narkoba terbanyak dalam operasi ini ada di Blok 4 lantai 3, Rusun Tanah Tinggi. Ada 7 paket sabu-sabu dan juga senjata tajam yang diamankan polisi dalam razia ini.

"Di blok 4 lantai 3 rusun Tanah Tinggi. ada sabu sekitar 7 paket, ada timbangan, ada plastik-plastik ada alat hisap dan ada komputer itu kita amankan satu orang. Dia juga menyimpan senjata tajam," kata Henri.

Operasi narkoba ini dimulai sekitar pukul 10.10 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Para masyarakat yang kedapatan memiliki narkoba atau senjata tajam langsung diamankan di mobil polisi.

Terlihat pula dilokasi polisi mengamankan senjata tajam jenis celurit dan golok. Selain itu polisi juga mengamankan senapan angin.

Selain itu ada pula masyarakat yang dibawa polisi menuju mobil toilet untuk melakukan tes urine. Jika masyarakat tersebut terbukti positif menggunakan narkoba maka akan dibawa ke Polres Metro Jakarta Pusat untuk diselidiki lebih lanjut.


(rvk/rvk)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed